Kode Etik Guru Indonesia (KEGI)

Guru merupakan sebuah profesi terhormat dan mulia yang mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Sebagai sebuah perkerjaan profesional, maka guru dituntut untuk dapat bersikap dan berperilaku sejalan dengan Kode Etik Profesi.

Pertanyaannya, apakah para guru di Indonesia  saat ini sudah dapat menghayati dan menegakkan kode etik profesinya? Jawabannya tampaknya akan beragam, bahkan mungkin  ada diantaranya ada yang sama sekali belum mengetahui isi dari kode etik guru itu sendiri.

Jika Anda belum tahu, tautan  di bawah ini berisi rumusan Kode Etik Guru Indonesia (KEGI), yang didalamnya memuat : Pembukaan, Pengertian Tujuan dan Fungsi, Sumpah dan Janji Guru Indonesia, Nilai-nilai Dasar dan Nilai-Nilai Operasional,  Pelaksanaan , Pelanggaran dan Sanksi, Ketentuan Tambahan dan Penutup.

Kode Etik Guru Indonesia (KEGI)

==============

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with:
Ditulis dalam MANAJEMEN PENDIDIKAN
35 comments on “Kode Etik Guru Indonesia (KEGI)
  1. sugengsutrisno mengatakan:

    Tugas yang di emban oleh seorang guru adalah tugas yang sangat mulia tapi mengapa kenyataannya nilai kehormatan guru sudah di geser secara terang terangan oleh keberadaan sistem pendidikan yang di tuangkan dalam kurikulum dan sering di manfaatkan oleh kebijakan politik para politisi dalam mencapai kesuksesannya,

  2. Drs. MARWAN mengatakan:

    Mengucapkan kata, “Guru,” memanglah mudah, seperti membalikkan telapak tangan saja. Kalau kita melihat ke masa lalu, Guru begitu jadi panutan bagi murid-muridnya, bahkan bagi masyarakat. Ada satu pepatah mengatakan, “Guru kencing berdiri, siswa kencing berlari.” Lalu mengapa dengan Guru pada saat ini? Jawabannya adalah, Guru saat ini tidak lagi menjadi contoh bagi murid-muridnya, bagi masyarakatnya dan bagi lingkungannya. Sudahkah kita menjadi Guru yang Arif dan Bijaksana?

  3. Koesnadi Yacob mengatakan:

    Seorang Guru harus sadar akan jati dirinya….bukan hanya sekedar melaksanakan tugas rutin saja…..namun harus mampu membaca jauh kedepan terhadap apa yg jadi beban dan tanggung jawabnya …. agar kedepan dpt untuk menjadikan anak Bangsa yg berguna dan berakhlak mulia…….bahwa Guru merupakan Insan yg memiliki tugas yg mulia….perlu Keihkalasan dan Ketulusan Hati dalam melaksanakan tanggung jawabnya….bukan hanya sekedar Retorika saja…Tapi dpt tercermin dalam kesahariannya……….dimanapuhn dia berada…..Selanjutnya Guru harus punya Prinsip dalam menjalankan Pengabdiannya…jangan mudah terobsesi dengan berbagai godaan yg akan menghancurkan dan merusak tatanan nilai Moral, Etika dalam Profesinya sebagai GURU…, spt Korupsi, Perselingkuhan, KKN dsbnya..ini sangat merugikan dan merusak Citra dari GURU itu sendiri…. Guru itu harus berani berkata benar walaupun itu pahit…. Seperti mengatakan sebuah warna….Katakan Hitam..kalau itu Hitam…Katakan Putih kalau itu Putih…Jangan suka Rekayasa kondisi yg ada, Guru harus Riiel..dan Jujur terhadap apapun fakta yg ada.. ..Realitanya harus sejalan…Kata dan Perbuatan……!? Jangan suka kebohonga…!?Wassalam koesnadiyacob

  4. chaca emerlionhideline thebieggel mengatakan:

    rumusan kode etika guru indonesia itu seperti apa sih?? balas y

  5. Anonymous mengatakan:

    gak akan ada doktor, profesor, sarjana, kalau tidak ada guru,,,,

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 14.085 pengikut lainnya.