Publikasi Ilmiah Guru

Publikasi ilmiah dapat dimaknai sebagai upaya untuk menyebarluaskan suatu karya pemikiran seseorang atau sekelompok orang dalam bentuk laporan penelitian, makalah, buku atau artikel. Publikasi ilmiah yang dilakukan guru pada dasarnya merupakan  wujud dari profesionalisme guru.  Steven R.Covey, (BPSDM-Kemendikbud, 2012) menyebutkan bahwa kegiatan publikasi ilmiah adalah salah satu bentuk upaya untuk memperbaharui mental.

Di Indonesia, kegiatan publikasi ilmiah  di kalangan guru tampaknya  mulai populer pada pertengahan tahun 90-an, seiring dengan dikukuhkannya guru sebagai jabatan fungsional (Kepmenpan No. 84/1993). Jika ditelaah lebih dalam, Isi Keputusan Menteri ini sebenarnya telah memberikan pesan tidak langsung kepada kita bahwa pada dasarnya guru adalah seorang ilmuwan. Hal ini sejalan dengan pemikiran Oemar Hamalik (2003) bahwa salah satu peran guru adalah sebagai ilmuwan, yang berkewajiban tidak hanya menyampaikan pengetahuan yang dimiliki kepada muridnya, akan tetapi juga berkewajiban mengembangkan pengetahuan itu dan terus menerus memupuk pengetahuan yang dimilikinya. Dengan kata lain, guru berkewajiban untuk membangun tradisi dan budaya ilmiah, salah satunya dalam bentuk Publikasi Ilmiah.

Kegiatan publikasi ilmiah guru semakin diperkuat dengan hadirnya Permenpan dan RB No. 16 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Semula kewajiban publikasi ilmiah hanya dikenakan kepada guru yang akan naik pangkat  dari Golongan IV.a ke atas. Namun berdasarkan Permenpan dan RB ini, kegiatan publikasi ilmiah guru harus dilakukan oleh guru yang akan naik ke golongan III.c

Merujuk pada Permenpan dan RB No. 16 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, berikut  ini disajikan bentuk-bentuk  kegiatan publikasi ilmiah yang dapat dilakukan  guru dalam rangka pengembangan keprofesian berkelanjutan:

1.  Presentasi pada forum ilmiah:

  • Menjadi pemrasaran/nara sumber pada seminar atau lokakarya ilmiah
  • Menjadi pemrasaran/nara sumber pada koloqium atau diskusi ilmiah

2.  Melaksanakan publikasi Ilmiah hasil penelitian atau gagasan ilmu pada bidang pendidikan formal.

  • Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diterbitkan/dipublikasikan dalam bentuk buku ber ISBN dan diedarkan secara nasional atau telah lulus dari penilaian BNSP
  • Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat nasional yang terakreditasi.
  • Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat provinsi.
  • Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah ilmiah tingkat kabupaten/ kota.
  • Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diseminarkan di sekolahnya, disimpan di perpustakaan.
  • Membuat makalah berupa tinjauan ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya, tidak diterbitkan, disimpan di perpustakaan.
  • Membuat Tulisan Ilmiah Populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya:
    • Membuat Artikel Ilmiah Populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya dimuat di media masa tingkat nasional.
    • Membuat Artikel Ilmiah Populer di bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya dimuat di media masa tingkat provinsi (koran daerah).
    • Membuat Artikel Ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya:
      • Membuat Artikel Ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya dan dimuat di jurnal tingkat nasional yang terakreditasi
      • Membuat Artikel Ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya dan dimuat di jurnal tingkat nasional yang tidak terakreditasi/tingkat provinsi.
      • Membuat Artikel Ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikannya dan dimuat di jurnal tingkat lokal (kabupaten/kota/ sekolah/madrasah dst.nya).

3.  Melaksanakan publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan, dan pedoman guru:

  • Membuat buku pelajaran per tingkat/buku pendidikan per judul:
    • Buku pelajaran yang lolos penilaian oleh BSNP
    • Buku pelajaran yang dicetak oleh penerbit dan ber ISBN
    • Buku pelajaran dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN.
    • Membuat modul/diktat pembelajaran per semester:
      • Digunakan di tingkat Provinsi dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Provinsi.
      • Digunakan di tingkat kota/kabupaten dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.
      • Digunakan di tingkat sekolah/madrasah setempat.
    • Membuat buku dalam bidang pendidikan:
      • Buku dalam bidang pendidikan dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN.
      • Buku dalam bidang pendidikan dicetak oleh penerbit tetapi belum ber-ISBN.
    • Membuat karya hasil terjemahan yang dinyatakan oleh kepala sekolah/madrasah tiap karya.
    • Membuat buku pedoman guru.

Dari uraian di atas tampak bahwa sesungguhnya banyak pilihan publikasi ilmiah yang bisa diambil  guru dalam rangka mewujudkan profesionalismenya. Dadang S. Anshori (2008) mengatakan  bahwa mempublikasikan tulisan berarti mengibarkan bendera keilmuan. Oleh karena itu, mari kita kibarkan keilmuan kita masing-masing kepada khalayak melalui aneka karya tulis kita.  Dengan membaca kita mengenal dunia, dan dengan menulis dunia mengenal kita.

KEGIATAN PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH MGBK KABUPATEN KUNINGAN

Dalam upaya meningkatkan kemampuan membuat Karya Tulis Ilmiah di kalangan Guru BK/Konselor SMP, pada  hari Selasa yang lalu, 06 Nopember 2012,  Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling  (MGBK) SMP Kabupaten Kuningan telah melaksanakan kegiatan pelatihan Karya Tulis Ilmiah, bertempat di SMP Negeri 1 Kadugede.

Pada kesempatan ini hadir Dra. Sri Sunarsih, M.Pd.,  Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten, yang menyampaikan materi tentang Kebijakan Pendidikan di Kabupaten Kuningan, sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan ini.

Kegiatan pelatihan Karya Tulis Ilmiah ini direncanakan berlangsung selama 12 kali pertemuan,  dengan target diharapkan para peserta dapat membuat salah satu bentuk Karya Tulis Ilmiah yang sesuai dengan apa yang diisyaratkan dalam Permenpan dan RB No. 16 di atas.
Jadi, dalam hal ini tidak menekankan pada salah satu bentuk Karya Tulis Ilmiah tertentu, tetapi lebih disesuaikan dengan minat dan kemampuan masing-masing peserta. Di  pertemuan terakhir, lima Karya Tulis terbaik dari peserta akan dipresentasikan dalam forum MGBK, yang tentunya diharapkan dapat diapresiasi sebagai salah satu bentuk publikasi ilmiah. Pada pertemuan pertama MGBK ini, saya menyampaikan overview tentang Karya Tulis Ilmiah,  yang  disertai latihan menulis esai dalam 5 paragraf ala “Takon.ology” yang dikombinasikan dengan saran dari  Pedoman Belajar Mahasiswa.

========

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, BIMBINGAN DAN KONSELING
26 comments on “Publikasi Ilmiah Guru
  1. […] Posted on 8 November 2012 by AKHMAD SUDRAJAT […]

  2. […] Publikasi Ilmiah Guru […]

  3. Anonim mengatakan:

    Apakah bentuk publikasi ilmiah dapat disampaikan melalui sebuah blog, terimakasih dan informasi ini sangat bermanfaat bagi kami, sukses untuk anda

  4. ade mengatakan:

    terimaksih… saya punya makalah dan artikel hasil penelitian di bidang pendidikan. bisa bantu tunjukkan jurnal yang bisa nampung artikel2 kita-kita….

  5. ikhwanudin alrasyid mengatakan:

    terima kasih banyak atas ilmu yg diberikan, sangat bermanfaat sekali untuk saya tularkan kepada teman2 guru yang lain.. sukses..

Komentar ditutup.