Inovasi Pendidikan dan Tata Kelola Pendidikan

Inovasi Pendidikan dan Tata Kelola Pendidikan

Dalam upaya  mendorong terwujudnya tata kelola yang baik di setiap layanan publik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melaksanakan sebuah studi  tentang Inovasi Tata Kelola Pendidikan Menengah Kejuruan di 3 (tiga) SMK Negeri, yaitu: SMKN 4 Kota Malang, SMKN 8 Kota Makassar dan SMKN 2 Kabupaten Subang.

Studi ini bersifat deskriptif-kualitatif dengan menggambarkan pelaksanaan good governance dan pola keberhasilan inovasi pendidikan di ketiga sekolah yang diteliti,  yang mencakup  lima elemen pengelolaan, yaitu : (1)  strategy, (2)  measurement, (3)  process, (4) people dan (5) technology.

Hasil studi ini dituangkan  dalam buku laporan penelitian yang berjudul  “Inovasi Dalam Sistem Pendidikan: Potret Praktik Tata Kelola Pendidikan Menengah Kejuruan”.

Berikut ini beberapa kesimpulan penting dari hasil studi yang dilakukan:

Penerapan tata kelola yang baik membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan, diantaranya:

  1. Mampu memberi ruang kepada pihak di luar pemerintah, yaitu masyarakat, agar ikut berperan optimal sehingga tercipta sinergi antara lembaga pendidikan dengan stakeholdernya.
  2. Penerapan tata kelola kepe­merintahan yang baik memberikan nilai-nilai, seperti nilai keadilan, efisiensi, dan daya tanggap, yang mendorong lembaga pendidikan maupun Pemerintah lebih efektif dalam bekerja tanpa mengabaikan orientasi pada kebutuhan pelanggan pendidikan.
  3. Tata kelola kepemerintahan yang baik memberikan kondisi bersih dari korupsi yang berorientasi pada kepentingan publik, bukan sekelompok orang atau golongan.

Untuk pelaksanaan tata kelola yang baik, diperlukan adanya:

  1. Komitmen yang kuat baik dari pihak-pihak di dalam lembaga pendidikan tersebut maupun pihak-pihak di luar lembaga pendidikan seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat.
  2. Koordinasi yang baik, integritas, profesionalisme, serta etos kerja dan moral tinggi.
  3. Pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, dan nyata yang berakar pada penyelenggaraan pendidikan yang efektif, efisien, bersih, dan bertanggung jawab.

Penerapan tata kelola yang baik dalam pengelolaan pendidikan dapat membangun sebuah sistem anti korupsi dalam institusi pendidikan yang akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa ini.

Berdasarkan hasil studi tersebut, KPK memberi rekomendasi sebagai berikut:

1. Sekolah diharapkan meningkatkan kapabilitas inovasi pendidikan melalui:

  • Pelaksanaan tata kelola yang baik dan bersih di lingkungan sekolah, yang mengedepankan karakteristik partisipatif, beriorientasi pada konsensus, akuntabel, transparan, responsif, efektif dan efisien, serta sesuai dengan peraturan dan hukum, dengan menjaga nilai-nilai luhur pendidikan.
  • Tanggap terhadap kebutuhan nasional, daerah, perkembangan teknologi, dan keinginan masyarakat, yang disesuaikan dengan program pendidikan.
  • Pengembangan jaringan kerjasama, baik dengan pihak di dalam maupun di luar negeri.
  • Pengembangan sistem dan modul pendidikan, termasuk di dalamnya memasukkan nilai-nilai lokal dan anti korupsi, selama masih sesuai dan dalam koridor standar pendidikan nasional.
  • Pengembangan sistem pengawasan dan kendali mutu pelaksanaan kegiatan pendidikan, terkait dengan pelaksanaan tata kelola yang baik, terhadap integritas, profesionalitas, dan etos kerja para pendidik dan siswa-siswi.
  • Dapat memperluas akses layanan pendidikan yang merata, termasuk peluang pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

2. Pemerintahberperan aktif meningkatkan kapabilitas inovasi pendidikan, berupa:

  • Sinkronisasi peraturan dan kebijakan terkait penyelenggaraan pendidikan dan pendukungnya (reformasi kerangka hukum dan kebijakannya).
  • Pemerataan akses layanan atau ikut menggiring arah pengembangan akses layanan pendidikan menengah kejuruan yang sesuai dengan potensi sosial budaya ekonomi masyarakat untuk mendapatkan konsep dan arahan implementatif yang holistik.
  • Pengembangan modul pendidikan yang memuat nilai-nilai lokal dan semangat anti korupsi skala nasional ataupun lokal.
  • Pemerataan penyediaan layanan pendidikan menengah kejuruan yang lebih terjangkau.
  • Pemerataan perbaikan fasilitas dan sarana sekolah.

=====================

Refleksi:

Meski penelitian ini dalam konteks Sekolah Menengah Kejuruan, tetapi saya melihat esensinya tidak jauh berbeda  dengan konteks jenjang dan jenis sekolah lainnya.

Rekomendasi yang disampaikan KPK tampaknya juga bisa dipertimbangkan untuk  jenjang dan jenis sekolah lainnya, sehingga inovasi pendidikan dan tata kelola pendidikan di semua jenjang dan jenis sekolah dapat terwujudkan dengan baik. Bagaimana menurut Anda?

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, MANAJEMEN PENDIDIKAN
12 comments on “Inovasi Pendidikan dan Tata Kelola Pendidikan
  1. Jamaludin berkata:

    Ini yang sedang saya cari.Terimakasih pak, ditunggu info-info inovatif selanjutnya, sucses selalu

  2. Pak Rosi berkata:

    Keberhasilan Pendidikan Karakter adalah kata kunci untuk menghapuskan korupsi dari negeri ini. Pendidikan karakter di sini harus menekankan pembudayaan kesadaran akan apa yang menjadi hak dan apa yang menjadi kewajiban. Namun harus diingat bahwa PK tidak boleh diserahkan hanya kepada institusi formal saja. PK harus menjadi tugas dan tanggung semua pihak, tanpa kecuali. Seseorang yang berkarakter positif pasti akan sadar bahwa korupsi itu haram hukumnya, baik hukum di dunia ini mau pun di akhirat . . . . . Rasa takut untuk berdosa harus dikembalikan ke dalam hati sanubari setiap insan di negeri ini !!!

  3. rsisakinah berkata:

    RSI SAKINAH MOJOKERTO telp/sms : +6285648280307

  4. eloklubna berkata:

    Salam kenal,kalau menurut saya rekomondasi dari KPK sepertinya terlalu rumit(artinya hanya tataran administratib dan sebagian dari rekom tersebut setahu saya sdh dilakukan)kalau bicara korupsi di negeri ini pastinya menyangkut banyak hal,Mungkin juga tdk semata-mata mapel PMP yg di ganti PKN( karena pelaku korupsi sekarang ,dulu ketika mereka sekolah mapel nya ya PMP) Berideologi itulah menurut saya yg terpenting,ideolofi yg dilahirkan oleh Masyarakat melalui proses pendidikan.Tentunya di mulai dari pendikan yg paling dasar( Ibu adalah pendidikan Terbesar,”tapi kenapa ya Mapel bagaimana menjadi Ibu yg terbaik tdk ada dlm kurikulum pendidikan kita…?) kemudian pendidikan Agama(baik di sekolah /di tempat ibadah dan lingkunganya)karena saya seorang muslim yg menjadi catatan saya adalah;bahwa agama tdk menjadikan penganutnya beragama.Dan tentunya pendidikan formal kita.,Baik buruknya karakter manusia di negeri ini tentunya tdk lepas dr tanggung jawab para pelaku Pendidikan,tentunya dr yg paling atas sampai yg terbawah yaitu Guru.Guru lah yg memikul tanggung jawab terberat(baik guru yg melahirkan pendidik,ataupun guru yg mendidik ) Karena merekalah yg seharusnya menjadi contoh yg Terbaik………..Semoga dengan segala daya dan upaya dari seluruh lapisan masyarakat, Negeri kita Tercinta menjadi Lebih Baik..!!!!

  5. Arisandy berkata:

    Saya lebih cenderung pada salah langkahnya kurikulum dimana PMP (Pendidikan Moral Pancasila) ditiadakan dan skarang diganti PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) PMP sangat berperan sekali untuk mendidik moral generasi penerus dimana di dalamnya banyak sekali terdapat aspek kepribadian, tata cara hidup, norma-norma, adat istiadat, kerukunan, kejujuran, saling hormat-menghormati, dan lain sebagainya tapi kenapa sekarang diganti dengan PKn yang isinya tentang kenegaraan, yah akhirnya nanti muncul tokoh-tokoh negarawan tetapi sebagian besar tidak berMORAL, ini… karena PMP sebagi pendidikan MORAL dihilangkan, untuk ini sya harap Pemerintah mau memasukkan kembali PMP ke dalam kurikulum dan jangan pernah DIHAPUS lagi… lihat saja anak sekolah sekarang ini, tidak punya sopan santun tidak ada unggah ungguhnya… salahkan saja orang yang menghapus PMP dari kurikulum yang berlaku…

  6. Vyan RH berkata:

    di Indonesia ini koruptor semakin merajalela bahkan seorang Nazaruddinpun mendapat predikat “pahlawan” hingga dijemput menggunakan pesawat jet pribadi dengan biaya 5 Milyar.
    **ikut mikir seandainya biaya 5 milyar itu digunakan untuk beasiswa, berapa banyak anak bangsa yang dapat terangkat dengan uang sebesar itu.
    Uniknya pada sebuah tayangan televisi di acara “penghapusan remisi bagi koruptor”, justru para anggota dewan protes keras..
    Salam silaturahmi selalu..

  7. empis2 berkata:

    “Pernahkan seorang petani yang melakukan tindakan korupsi?”
    mungkin jawaban saat ini “ya”
    lihat, amati dan pahami cara kerja mereka !

    Jangan biarkan virus perusak hakekat pendidikan ke dalam hati setiap ibu , sebagai guru perdana generasi mendatang.
    Pendidikan ttg korupsi, amatlah mendesak dilakukan.

  8. rutina berkata:

    KPK masuk ke dunia pendidikan , baguslah . Pemerintah telah mengeluarkan milyaran rupiah untuk mendidik anak bangsa tentu tdak boleh mubazir harus ada hasilnya . saya memikirkan hasil dari studi tersebut yaitu :
    1.Dapat memperluas akses layanan pendidikan yang merata, termasuk peluang pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
    2.Pemerataan penyediaan layanan pendidikan menengah kejuruan yang lebih terjangkau.
    3. Pemerataan perbaikan fasilitas dan sarana sekolah.
    Kalau boleh memberikan komentar , dari pengamatan saya di lapangan :
    1.Masyarakat kalangan bawah banyak yg tidak dapat menikmati pendidikan lanjutan atas karena tidak mampu membayar uang pertama masuk.
    2.Ternyata pihak swasta lebih tanggap dalam menjawab kebutuhan msyarakat , dg biaya murah meriah dan dapat di angsur . Banyak sekolah kejuruan yg di buka oleh pihak swasta walaupun dengan :
    3.Fasilitas dan sarana yg seadanya.
    Ngomong 2 dari hasil studi KPK ini siapa yg berperan aktif untuk melaksanakan rekomendasinya ? siswa , guru , kepala sekolah , masyarakat atau Pemerintah ? Bravo buat KPK ………

  9. r.kosasih. berkata:

    setuju inovasi perubahan tatakelola yang didasari nilai moral yang tinggi harus terus digalakkan.
    Bagaimana sih sebenarnya pendidikan anti korupsi diterapkan ? apakah menginformasikan proses korup kepada peserta didik ? bahkan sekarang ada hari anti korupsi ya jadi ingat hari tidak merokok hari ini dianjurkan tidak merokok hari lainnya boleh merokok ditempat tertentu ?!
    Kamus : koruptif : bersifat koruptif yaitu “sifat yang takut berkorban” barangkali dari sini kita bisa memulai pendidikan anti korupsi yaitu dengan menggaris bawahi sifat yang mau berkorban .barangkali , nuhun

  10. sefi berkata:

    Sangat menarik memang, KPK juga mulai memberikan perhatian kepada dunia pendidikan. Saya pikir bahwa di dalam kegiatan pendidikan sudah banyak nilai yang ditanamkan kepada anak didik, tertgantung bagaimana mereka menerima dan mempraktekkannya. Ketika kita berusaha untuk mengembangkan suatu modul pendidikan yang memuat nilai-nilai lokal dan semangat anti korupsi, maka kita harus kembali kepada budaya bangsa ini. Ketika anak dibesarkan dalam lingkungan budaya yang penuh korup maka sangat sulit kalau dia juga terbebas dari korup itu. saya melihatnya bahwa sebenarnya korupsi terjadi karena adanya peluang dan kesempatan yang memberi celah bagi seseorang untuk melakukan tindakan korup. Pada kenyataannya bahwa yang melakukan tindakan korupsi itu berasal dari golongan masyarakat kelas atas. “Pernahkan seorang petani yang melakukan tindakan korupsi?” Karenanya perlu ditingkatkan pendidikan hati nurani. Yang bertugas untuk melakukan pendidikan hati nurani ini tidak hanya sekolah saja tapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat. Apa gunanya modul pendidikan yang indah dan menarik tetapi ketika anak pulang ke lingkungannya baik keluarga maupun masayarkatnya, dia sendiri berada dalam lingkaran yang penuh korup. Thans.

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.