Pernyataan Terbuka

Pengunjung yang budiman….

Diberitahukan dengan hormat bahwa  akhir-akhir  ini saya melihat ada orang yang sengaja memfitnah dan mendiskreditkan saya di dunia maya, diantaranya dengan cara meng-hack akun FaceBook saya  dan berkomentar di blog lain dengan mencatut nama saya, dengan nada komentar yang tidak mendidik.

Dengan kemampuan IT-nya sangat mungkin si pelaku akan melakukan cara-cara lain untuk  berusaha menjatuhkan nama baik saya.

Saya tidak mengenali secara persis dan tidak memiliki urusan apapun dengan si pelaku.

Oleh karena itu, mohon kerja sama dari Anda semua, terutama bagi Anda pengelola blog jika menemukan kasus seperti ini mohon tidak ditanggapi dan bisa dipastikan bukan bersumber dari saya.

Kepada pelaku yang bersangkutan dimohon untuk menghentikan perbuatan fitnahnya. Saya kira tindakan Anda seperti ini tidak akan memberikan keuntungan apapun bagi Anda.

Demikian pernyataan saya, terima kasih atas kerja sama dan perhatian Anda.

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, SOSIOLOGI PENDIDIKAN
39 comments on “Pernyataan Terbuka
  1. selly mengatakan:

    turut prihatin dengan kejadian ini..

  2. Abdul Aziz mengatakan:

    Assalamu’alaikum,

    Ikut prihatin Pak dengan pangalaman Bapak di dunia maya ini. Memang orang kita ini termasuk orang yang paling suka dengan cyber crime. Mudah-mudahan semua itu segera berakhir, dan ia menyadari kekeliruannya.

    Salam

  3. utta mengatakan:

    turut prihatin pak..bergelut di dunia maya memang penuh dg resiko dan ternyata tidak semua orang senang dengan aktivitas kita.. mngkn sudah sunnatullah ketika ada yg berusaha membangun maka ada2 saja yg berusaha merobohkan..apalagi ketika yg kita bangun tersebut adalah sebuah kebaikan..maka musuh2 berkarakter destruktif senantiasa ada dan berusaha menghalang-halangi segala bentuk amalan kebaikan kita..Wallohul musta’an..tetap semangat pak..untuk pendidikan yg lebih baik…

  4. M Shodiq Mustika mengatakan:

    Saya juga pernah mengalami. Bukan hanya alamat eMail saya dicatut, malah karyatulis saya pun dibajak. Saya hanya bisa berdoa…

  5. abii mengatakan:

    saya pernah mengalami hal serupa, tapi berkaitan dengan penggunaan penyalahgunaan email di gmail. beberapa teman dekat bahkan dosen saya di pasca hampir jadi korban. Saya langsug mengirimkan surat ke gmail (berbahasa inggris tentunya), untuk meminta supaya email tsb dinonaktifkan karena telah terjadi abuse. Saran saya untuk bapa, tenang aja dulu. Perlu diingat bahwa umumnya disetiap kolom kolom blog kan diminta email bahkan url web kita, cek aja disitu…orang nanti juga tahu sendiri bahwa itu bukan email Bapa…..

  6. alam mengatakan:

    Kalau memang benar itu adanya, saya prihatin. Memang, di mana ada kebaikan di situ pula ada kejahatan. Saya merasa, pada bapaklah kebaikan itu, sedangkan kejahatannya itu ada pada pemfitnah. Setiap kita berbuat baik, pasti ada tantangannya. Maju terus pak, demi pendidikan.

  7. mila novira mengatakan:

    Semoga bapak tetap diberi kekuatan untuk terus memajukan pendidikan di dunia maya , tetap semangat ya pak…walaupun banyak rintangan seperti yang terjadi akhir akhir ini

  8. moh rosyidi mengatakan:

    Sdr tidak usah membalas apapun kepada pemfitnah, Allah lah yang akan membalasnya dengan lebih dahsyat daripada kekuatan Sdr.

  9. adhiwirawan mengatakan:

    Turut prihatin pak.., merusak memang lebih mudah dari membangun…, itu yang selalu saya tanamkan pada siswa-siswi saya. Orang seperti nggak bisa berkarya seperti bapak, tidak memiliki semangat berbagi seperti bapak, dan tidak punya kesabaran kesabaran merintis sesuatu dari kecil hingga menjadi besar.
    Orang-orang yg berfikir pragmatis, tidak memiliki etika dan berjiwa kerdil selalu ada di dunia nyata, pun di dunia maya. Psikopat seperti ini mungkin tetep nggak akan sadar biar di “BP” ribuan kali ….

    Semula sempat terpikirkan untuk berhenti saja mengelola blog ini, tetapi berkat dukungan dari para sahabat dan juga Kang Adhi, insya Allah saya mencoba untuk bangkit lagi. Walaupun hingga saat ini masih tetap dibayangi kekhawatiran-kekhawatiran tertentu dalam hati saya. Terima kasih, Kang

Komentar ditutup.