Angket Budaya Sekolah

Sejak lebih dari seperempat abad yang lalu, kajian tentang budaya organisasi menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan ahli maupun praktisi manajemen, terutama dalam rangka memahami dan mempraktekkan perilaku organisasi. Akhir-akhir ini, khususnya di Indonesia, kajian budaya organisasasi pun mulai merambah dalam dunia pendidikan, khususnya untuk kepentingan peningkatan mutu dan kinerja pendidikan di sekolah, sehingga muncullah istilah budaya sekolah.Di bawah ini disediakan angket untuk melihat sejauhmana pengembangan budaya  di sekolah, berbasis persepsi guru.  Barangkali bermanfaat untuk Anda.

Angket Budaya Sekolah

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, MANAJEMEN PENDIDIKAN
7 comments on “Angket Budaya Sekolah
  1. Anonim mengatakan:

    bagaimana kriteria penilaiannya? ( Angket Budaya Sekolah),.

  2. labarasi mengatakan:

    Mohon izin untuk mengambil semua instrumennya pak

  3. belajarseo mengatakan:

    angket yang berguna untuk studi opini

  4. IRWAN KALTIM mengatakan:

    RINDU KAMU UDAH TAU PA GA CARA MNGERJAKAN TES AUM (ALAT UNGKAP MASALAH) KASIH TAU SY GIMANA PENYELESAIANNYA

  5. Rindu mengatakan:

    Sangat menarik pak angket ini …

  6. Lukman Nulhakiem mengatakan:

    Sebenarnya semua hal menuntut profesionalitas, termasuk di dalamnya dunia pendidikan dan sekolah. Sangat perlu untuk dikembangkan.

    Mohon maaf, tulisan bapak kali ini ada beberapa kata yang mesti dikoreksi. Agak terburu-buru ya pak? Terima kasih.

    @ Pak Lukman Nulhakiem,
    Itulah gunanya komentar, setelah membaca komentar bapak dan saya chek ulang tulisan , malah saya jadi ketawa sendiri, koq bisa-bisanya saya menulis seperti itu. Jangankan pembaca saya sendiri gak ngerti maksud tulisan itu.
    Maklum menulisnya gaya copas dari tulisan sebelumnya tanpa melihat konteksnya, maka hasilnya amburadul seperti itu.
    Terima kasih dan tulisan sudah diperbaiki.

  7. Winar mengatakan:

    Sayangnya masih banyak sekolah yang membiarkan begitu saja budaya di sekolahnya tanpa intervensi positif dari pengelolanya. Malahan kadang-kadang dibiarkan dikendalikan oleh kepala sekolah saja. Padahal kalau mau budaya sekolah dapat didorong sebagai sumber elan para guru untuk menjadi profesional…

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s