Sertifikasi Pengawas Sekolah

Dalam Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008 tentang Guru diisyaratkan bahwa pengawas sekolah pada dasarnya adalah guru yang diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan dan kepadanya disyaratkan memperoleh sertifikat pendidik. Karena status formalnya sebagai guru, maka sertifikasi bagi pengawas sekolah dilakukan dengan mengacu pada payung hukum ini.

Salah satu cara untuk memperoleh sertifikat pendidik bagi para pengawas sekolah dalam jabatan yaitu melalui penilaian portofolio. Yadi Rochyadi (2009) selaku Ketua APSI Jawa Barat dalam satu kesempatan pelatihan mengemukakan tentang “Sertifikasi Guru bagi Pengawas Sekolah dalam Jabatan”. Dikemukakannya, bahwa penilaian portofolio bagi Pengawas Sekolah mencakup 10 komponen, yaitu: (1) kualifikasi akademik; (2) pendidikan dan pelatihan; (3) pengalaman sebagai guru atau kepala sekolah; (4) penyusunan program dan laporan hasil pengawasan pada sekolah binaan; (5) penilaian dari kepala dinas pendidikandan koordinator pengawas sekolah; (6) prestasi akademik (pengawas sekolah); (7) karya pengembangan profesi (pengawas sekolah); (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah; (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial; dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

Bukti fisik atau tagihan yang harus dilengkapi oleh peserta sertifikasi mencakup: (1) program tahunan (1 tahun terakhir); (2) program semester (2 semester terakhir); (3) Rencana Kepengawasan Aspek Akademik (3 kegiatan dengan aspek dan sekolah yang berbeda); (4) Rencana Kepengawasan Aspek Manajerial (3 kegiatan dengan aspek dan sekolah yang berbeda). (5) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Guru (3 RPP dari kompetensi dasar yang relevan dengan bidang pengawasan/rumpun mata pelajaran); dan (6) Laporan Hasil Kepengawasan.

Selanjutnya dikemukakan pula, bahwa pengawas sekolah dalam menyusun Program Tahunan sekurang-kurangnya memuat: (1) Aspek/unsur/sub unsur pengawasan; (2) Butir Kegiatan; (3) Tujuan; (4) Sasaran; (5) Indikator Keberhasilan; (6) Metode Kerja; (7) Teknik Supervisi; dan (8) Jadwal Kegiatan.

Sementara dalam Program Semesteran, sekurang-kurangnya memuat: (1) Identitas Sekolah; (2) Visi dan Misi Sekolah; (3) Prioritas Masalah Kepengawasan; dan (4) Deskripsi Kegiatan, meliputi; (a) Nomor; (b) Tujuan; (c) Sasaran; (d) Target Keberhasilan; (e) Indikator Keberhasilan; (f) Metode Kerja; dan (g) Jadwal Pembinaan.

Untuk penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Guru mengacu kepada Permendiknas No. 41 Tahun 2007, sekurang-kurangnya memuat: (1) Identitas mata pelatihan; (2) Standar Kompetensi; (3) Kompetensi Dasar; (4) Indikator Pencapaian Kompetensi; (5) Tujuan Pelatihan; (6) Materi Pelatihan; (7) Alokasi Waktu; (8) Metode Pelatihan; (9) Kegiatan/Prosedur Pelatihan (Pendahuluan, Inti, dan Penutup); (10) Penilaian Hasil Belajar; dan (11) Sumber Belajar.

Sementara itu, Tita Lestari (2009) menyajikan contoh sistematika dan format Program Tahunan Pengawasan; Program Semesteran Pengawasan; Rencana Kepengawasan Akademik; Rencana Kepengawasan Manajerial; dan Laporan Hasil Pengawasan. Kelima format tersebut merupakan Draft (mudah-mudahan draft final) hasil kajian Tim tentang Komponen Portofolio Guru yang Diangkat dalam Jabatan Pengawas Satuan Pendidikan

Jika Anda ingin memahami dan mendikusikan lebih lanjut contoh format tersebut, silahkan klik DISINI

Sumber:

Materi Pelatihan Sertifikasi Pengawas Sekolah Bandung, 12 Pebruari 2009

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: ,
Ditulis dalam ARTIKEL
65 comments on “Sertifikasi Pengawas Sekolah
  1. nursanmpd@co.id berkata:

    Secara prosedural pengawas sekolah merupakan jabatan tertinggi bagi kaum guru di negeri ini…

    Pengawas sekolah mestinya juga diperhatikan oleh penentu kebijakan tertinggi di negeri ini… demi ketenangan kaum guru negeri ini….

    Kaum guru tidak perlu bingung jabatan apa pada akhirnya tiba padanya….

    Kaum guru tidak relevan ke struktural atau ke pemerintahan ataupun lainnya….

    Kaum guru calon pengawas sekolah, peneliti, pengembang bidang pendidikan, pencipta kedamaian negeri….

    Insya Allah….

  2. Adel Mnaikome berkata:

    Terima kasih atas informasi penting ttg UN
    Minta bantuannya mengirim Permendiknas tentang
    Jabatan funsional pengawas dan angka kreditnya yang terbaru. thx

  3. susilo utomo, spd.sd berkata:

    penelitian perlu konsentrasi, oleh karena banyaknya kesibukan kerja, maka seolah-olah menjadi berat, rumit, malas untuk memulai menulis…..

  4. herman zebua berkata:

    Saya seorang guru yang telah disertifikasi pada tahun 2008, dan pada tahun ini beralih jadi pengawas dikmen. Apakah sertifikasi guru yang saya peroleh masih berlaku, dan apakah saya juga harus mengikuti sertifikasi pengawas, tolong informasinya….

  5. suwantowasiman berkata:

    saya ingin contoh pts yang lengkap untuk dijadikan acuan! trims1

  6. priyatno santoso berkata:

    Tolong, dibantu diberi contoh lengkap Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) untuk Pengawas TK/SD. Trims

  7. adriana Junus berkata:

    Sebaiknya dalam membuat rkm dimasukkan visi misi sekolah binaan.Oh iya mengenai tunjangan fungsional gimanatu..??? perjuangan APSI Nasional tolong dong berjuang untuk pengawas jangan diam tapi selalu berusaha untuk nasib pengawas kamisangat menanti perjuangan APSI Nasional …..oke selamat bekerja

  8. DODI SUHARYADI berkata:

    terimakasih kepada UPI Bandung bahwa saya sudah lulus sertifikasi

  9. I Siagian berkata:

    Bu tita Lestari saya seorang pengawas mau mengikuti sertifikasi, mohon bantuannya umtuk memberikan contoh
    1. program tahunan
    2. program semester
    3. RKA dan RKM
    4. Laporan
    Terima kasih atas bantuannya

  10. Rosyati berkata:

    Ibu Tita Lestari, saya seorang pengawas TK mohon contoh laporan pengawasan TK untuk dijadikan acuan. dan tolong kirim ke alamat Email saya :rosyatiros@yahoo.co.id terima kasih sebelumnya atas kesediaan ibu.

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.