Mobil Dinas Obama

Seperti halnya para pejabat di Indonesia, ketika baru saja memangku suatu jabatan tertentu biasanya suka diberi fasilitas kendaraan dinas (bahkan ada yang sengaja memintanya).

Obama, setelah selesai dilantik sebagai Presiden Amerika ke-44, dia langsung mendapatkan fasilitas sebuah mobil limousine, yang dikenal dengan sebutan Cadillac One.

Cadillac One Mobil Dinas Obama

Mobil ini akan digunakan untuk kepentingan perjalanan dinas di dalam maupun di luar negeri. Cadillac One merupakan perpaduan model cadillac limousine dengan truk GMC, yang dirancang oleh General Motor (GM) dengan menggunakan teknologi tinggi terutama untuk kepentingan keamanan sang presiden.

Mobil mewah ini berkapasitas untuk tujuh orang penumpang, termasuk presiden. Menggunakan ban tipe pneumatic yang dirancang tahan bocor, dengan roda yang terbuat dari baja khusus yang mampu tetap melaju tanpa ban terpasang. Panel-penel terbuat dari bahan-bahan yang amat keras, perpaduan unsur titanium, alumunium dan keramik, sehingga tahan peluru. Pintu berlapis baja setebal 8 inches, dengan bobot setara pintu kabin pada Boeing 757, yang tidak akan tembus oleh ledakan granat sekali pun. Di dalamnya dilengkapi pula, senjata tembak, meriam gas air mata, kamera malam hari, dan aneka fasilitas lainnya.

Pokoke Mak Nyusss…pasti akan membuat para pejabat dan anggota DPR kita tergiur melihatnya, dan mungkin terlintas dalam pikirannya untuk memperoleh jatah kendaraan dinas seperti ini. Biasanya dengan dalih untuk kepentingan perjalanan dinas, misalnya untuk mengantar anak ke sekolah, mengantar ibu pergi ke pasar, melihat proyek di lapangan, atau mungkin juga untuk sekedar pelesiran.

==========

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, SOSIOLOGI PENDIDIKAN
5 comments on “Mobil Dinas Obama
  1. agusto mengatakan:

    sebagai orang yang menekuni bidang otomotif, saya berpendapat bahwa semua jenis kendaraan/mobil keluaran amerika selalu dirancang dengan teknologi terbaru dengan titik berat penekanan pada kenyamanan, keamanan, kekuatan dan daya tahan. soal harga biasanya diabaikan karena walau mahal mereka mampu memilikinya dan memang keselamatan menjadi faktor penting soalnya tidak ada nyawa serep (cadangan). lain lagi bangsa kita maunya yang murah meriah tanpa memikirkan faktor keamanan dan biasanya pilihan jatuh pada produk jepang, korea atau china yang sangat jeli melihat peluang pasar di Indonesia yang ekonominya masih minimalis. pilihan karena kualitas yang tentunya mahal belum menjadi prioritas, bagi kita yang penting ada mobil, bisa makan kenyang walau tidak bergizi. biasalah . alumni UPI 1996

  2. Oky Pahreisy mengatakan:

    Asw. Betul Pak, dari detil informasinya memang masih ada muatan pendidikan, yaitu teknologi keamanan eksekutif. Itulah bukti kemajuan pendidikan teknologi di USA yang secara sci-fiction via “Hollywood” entertainment maupun realitanya (mobil hybird, dsb) sudah High-Class poenya. Dan memang keamanan Presiden Obama – The USA One – layak menjadi prioritas dengan dukungan teknologi seperti itu. Lha wong musuhne all over the world.

    Amerika memang negara yang dengan segala kemampuan – politik, militer, social, ekonomi, hiburan – dapat menginfiltrasi dan mengintervensi hampir seluruh negara dan kebudayaan di dunia karena ada orang Yahudi di belakang panggung nasionalnya.

    Maka, tidak heran lagi jika negara-negara timur, terutama yang berbasis ke-Islaman membenci Amerika dengan segala kebijakan kontroversial luar negerinya (Kasus Afghanistan, Iran, Palestina, dll). Dan tentunya yang menjadi fokus kebencian mereka selalu “orang pertama” yang dengan lantang, enteng, dan penuh percaya diri mempublikasikan kebijakan (yang sesungguhnya adalah suara Kongres Boneka Yahudi) tersebut.

    Dan boleh jadi secara KTP Obama beragama kristen, secara historis ber-kakek Muslim, namun secara keanggotaan Club beragama “Jewish”. Karena perlu diingat, untuk menjadi USA One saja dia sampai “membungkuk” memohon persetujuan dari Sesepuh (Keturunan Finding-Father Benua Amerika) yang noatebene adalah Yahudi Bani Israel. Dari 43 Presiden di Amerika, hanya 2 yang bukan beragama yahudi, dan umur kepresidennya pun tidak lama, karena keburu ditembak mati, seperti dalam kasus Presiden John F. Kenedy.

    Koq, jadi panjang gini ya… serius lagi. padahal bahasannya khan seharusnya ringan. punteun. Hilap mun tos sumanget nulis mah.

    The point is, we should greedy (rakus, haus, dahaga) jika mengenai “Kemajuan Ilmu, Pendidikan dan Teknologi” dari mana pun “Hikmah” itu ditemukan. Karena ilmu adalah milik Allah, dan Dia telah mewajibkan kaum Muslimin – melalui sunnah Nabi-Nya – untuk menimba Ilmu kapan saja, dimana saja, dari siapa saja, termasuk ilmu tentang “The Cadillac One”. Haha..

    Semoga bermanfaat.

    Wassalam. PPB-FIP-UPI 2003

  3. awant mengatakan:

    kapan gw ky obama ……!

  4. bocahbancar mengatakan:

    Cadillac..

    Saya ajah baru denger soalnya ga paham soal Mobil he he he..

    Salam Bocahbancar..

  5. MASEDLOLUR mengatakan:

    Let’s talk about “Cadillac One”, sorry, education

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s