20 Ciri – Ciri Orang yang Inovatif

Mitchell Ditkoff, Direktur dari Idea Champions, mengetengahkan tentang kualitas dari seorang inovator, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

inovator

  1. Challenges status quo; tidak merasa cepat puas dengan keadaan yang ada dan selalu mempertanyakan otoritas dan rutinitas serta mengkonfrontasikan asumsi-asumsi yang ada.
  2. Curious; senantiasa mengeksplorasi lingkungannya dan menginvestigasi kemungkinan-kemungkinan baru, memiliki rasa kekaguman (sense of awe)
  3. Self-motivated; tanggap terhadap kebutuhan dari dalam (inner needs) senantiasa secara proaktif memprakarsai proyek-proyek baru, menghargai setiap usaha.
  4. Visionary; memiliki imaginasi yang tinggi dan memiliki pandangan yang jauh ke depan.
  5. Entertains the fantastic; memunculkan ide-ide “gila”, memandang sesuatu yang tidak mungkin menjadi sebuah kemungkinan, memimpikan dan menghayalkan sesuatu yang besar-besar.
  6. Takes risks; melampaui wilayah yang dianggap menyenangkan, berani mencoba dan menanggung kegagalan.
  7. Peripatetic; merubah lingkungan kerja sesuai yang dibutuhkan, senang melakukan perjalanan (travelling) untuk memperoleh inspirasi atau pemikiran segar.
  8. Playful/humorous; memliki ketertarikan terhadap hal-hal yang aneh dan mengagumkan, berani tampil beda, bertindak nekad, serta mudah dan sering tertawa layaknya seorang anak kecil.
  9. Self-accepting; dapat mempertahankan ide-idenya dan menganggap “kesempurnaan sebagai musuh kebaikan”, tidak terikat dengan apa-apa yang diipandang baik menurut orang lain.
  10. Flexible/adaptive –terbuka bagi setiap perubahan, mampu melakukan penyesuaian terhadap rencana-rencana yang telah dibuat, menyajikan berbagai solusi dan gagasan
  11. Makes new connections;mampu melihat hubungan-hubungan diantara unsur-unsur yang terputus, mensintesakan dan mengkombinasikannya.
  12. Reflective, menginkubasi setiap masalah dan tantangan, mencari dan merenungkan berbagai pertimbangan dalam mengambil keputusan.
  13. Recognizes (and re-cognizes) patterns; perseptif terhadap sesuatu dan dapat membedakannnya, dapat melihat kecenderungan dan prinsip serta mampu mengorganisasikannnya, dapat melihat ”the Big Picture.”
  14. Tolerates ambiguity, merasa nyaman dalam situasi kacau (chaos), dapat menyajikan situasi paradoks, tidak tergesa-gesa membenarkan terhadap suatu ide yang muncul.
  15. Committed to learning; berusaha mencari pengetahuan secara terus menerus, mensintesakan segala in put, menyeimbangkan setiap informasi yang terkumpul dan menyelaraskan setiap tindakan.
  16. Balances intuition and analysis memilih dan memilah diantara pemikiran divergen dan pemikiran konvergen, memiliki intuisi tertentu sebelum melakukan analisis, meyakini apa yang sudah dianalisis dan menggunakannya secara hati-hati dengan menggunakan akal.
  17. Situationally collaborative; berusaha menyeimbangkan pemikiran dari setiap individu, membuka pelatihan dan mencari dukungan organisasi.
  18. Formally articulate; mengkomunikasikan setiap gagasan secara efektif, menterjemahkan konsep abstrak ke dalam bahasa penuh arti, menciptakan prototype atau model yang dianggap paling mudah
  19. Resilient; merefleksi hal-hal dianggap mengecewakan atau yang tidak dinginkan, belajar dengan cepat dari umpan balik, berkemauan untuk mencoba dan terus mencoba lagi
  20. Persevering; bekerja keras dan tekun, memperjuangkan gagasan-gagasan baru dengan gigih, memiliki komitmen terhadap hasil-hasil yang telah digariskan.

Sumber: thinksmart.com/articles/qualities.html

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: ,
Ditulis dalam ARTIKEL, PSIKOLOGI PENDIDIKAN
37 comments on “20 Ciri – Ciri Orang yang Inovatif
  1. Rudi Hertanto berkata:

    minta izin untuk si share

  2. Sholihin H.Z. berkata:

    Yang kurang dari masyarakat kita saat ini adalah motivasi untuk maju, Mario Teguh, M. Fauzhil Azhim dan tulisan-tulisan ini harus kita jadikan sebagai stimulus untuk maju. Jayalah Indonesia

  3. ni nengah supleg handayani berkata:

    Kalau saya,berapa ya yang sudah saya miliki?Ya…mungkin mirip-mirip sedikit.O..ya bagaimana menurut pendapat Anda tentang pilsafat konstruktifisme yang ada pada Kurikulum 2006(KTSP)? Sepertinya harus dijabarkan lebih mendalam ya? Kalau ada waktu ,tolong jabarkan lebih mendalam lagi,mungkin ada maksud spesifik.Maksud saya,kalau dikaji lebih jauh,kan belum cukup kita mengajar hanya memakai pilsafat konstruktifime? Kita juga butuh psikologi behavioristik,psikologi sosial,psikologi kognitif,dll. Terima kasih atas perhatiannya.

  4. chbbandung berkata:

    Melihat ciri-ciri diatas, maka mereka yang memiliki kualitas inovatif memiliki kecenderungan gejala seperti:
    1. Obsesive – dan mungkin Compulsive
    2. Narcisitic
    3. Halucinating – Ilusioning
    4. Histrionik
    5. Kadang-kadang paranoid
    Meski kecenderungan gejala ini tampak, tapi karena orang yang innovative memiliki mindset yang bertumbuh (Dr. Dweck – growth mindset), maka dia akan mampu beradaptasi terhadap perubahan dan tidak terjebak kearah kecenderungan diatas yang dapat menimbulkan gangguan psikologis yang kita sebut personality disorder.
    Jadi untuk innovative harus ‘aneh’, exentrik, berbeda, tangguh, dan keluar dari comfort zones (fixed mindset). Trims. Jesse Monintja

  5. nuhaj berkata:

    good, maju terus dengan inovatif, maju indonesia. tak ada lagi yang perlu dikwatirkan…

  6. untsa si cha2 berkata:

    O…gitu ya,sekaranh aku tahu. aku nggak perlu lagi ngerasa nggak berguna di dunia ini. aku nggak akan lagi ngerasa rendah. aku punya otak. otak kreatif. meski orang menganggap ku gila..atau muncul perkataan seperti ini mengenai opini ku..mana mungkin,mustahil,ada2 saja. tapi aku tak perlu risau. itu sebenernya adalah ide2 kreatif ku yang orang lain tak bisa memikirkannya,menjamahnya,bahkan terblesit dalam pikiran mereka saja tidak.aku tahu kehlian ku adalah khayalanku.dan sekarang aku akan melanjutkannya supaya menjadi kenyataan.selamat tinggal rasa nggak percaya diri, selamat tinggal omongan2 tanpa dasar.sekarang akan ku buktikan bahwa inilah kehidupan yang sejati.SEMANGAaaaaaaaT!!!!!!

  7. hanahusein berkata:

    ok

  8. Danny berkata:

    That’s good article.. I’m interested in getting it…

  9. hadagomes berkata:

    Ciri-cirinya orang inovatif di atas seharusnya seorang pemimpin sekolah maupun instansi lainnya harus dimiliki karena ini merupakan inspirator terhadap bawahannnya.

  10. ahmad kusaeri berkata:

    begitulah semestinya sebagai seorang Muslim. Ingat Islam adalah agama yang luhur, namun sayang muslimnya tidak setinggi agamanya, Islam bi wadhin wa muslim bi wadhin. oleh karenanya, pengejawantahan khoerul ummah diantaranya jadilah muslim yang inovatif. Tulisan ini bisa menjadi ensiklopedi yang setiap saat bisa disapa maknanya untuk terus bergelora semangat berinovasi. Allahu Akbar. bukan begitu? trims pa akhmad, jazakallah

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.