Perkembangan Karier Individu

Perkembangan karier sangat erat kaitannya dengan pekerjaan seseorang. Keberhasilan seseorang dalam suatu pekerjaan bukanlah sesuatu yang diperoleh secara tiba-tiba atau secara kebetulan, namun merupakan suatu proses panjang dari tahapan perkembangan karier yang dilalui sepanjang hayatnya, mulai dari usaha memperoleh kesadaran karier, eksplorasi karier, persiapan karier hingga sampai pada penempatan kariernya.

Tylor & Walsh (1979) menyebutkan bahwa kematangan karier individu diperoleh manakala ada kesesuaian antara perilaku karier dengan perilaku yang diharapkan pada umur tertentu. Adapun yang dimaksud dengan perilaku karier yaitu segenap perilaku yang ditampilkan individu dalam usaha menyiapkan masa depan untuk memperoleh kematangan kariernya.

Selanjutnya, berkenaan dengan tahapan perkembangan karier, Zunker (Popon Sy. Arifin,1983) mengemukakan lima tahapan perkembangan karier individu, sebagaimana tampak dalam tabel berikut:

Tahap
Ciri-Ciri
Usia
Growth
Development of capacity, attitudes, interest, and needs associated with self concept
(birth-14 or 15)
Exploratory
Tentative phase in which choices are narrowed but not finalized
(15–24)
Establishment
Trial and stabilization trhough work experiences
(25– 44)
Maintenance
A continual adjustment process to improve working position and situation
(45– 64)
Decline
Preretirement consideration, work out put, and eventual retirement.
(65– …)

Di lain pihak, Ginzberg (Sunarto.2002)  mengemukakan perkembangan karier  pada masa remaja (11 – 17 tahun)  yang disebutnya sebagai periode tentatif. Pada periode ini perkembangan karier ditandai oleh semakin meluasnya pengenalan anak terhadap berbagai masalah dalam memutuskan pekerjaan apa yang akan  dikerjakannya di masa datang.

Periode tentatif ini meliputi empat tahapan, yaitu:

1.  Tahap Minat (11 – 12 tahun)

Remaja sudah mulai mempunyai rencana dan kemungkinan pilihan karier yang didasarkan pada minat. Anak belajar tentang apa yang ia suka lakukan, dan anak melakukan pilihan-pilihan secara tentatif atas dasar faktor-faktor subyektif, belum didasarkan atas pertimbangan pertimbangan objektif.

2. Tahap Kapasitas (12-14 tahun)

Remaja mulai menggunakan keterampilan dan kemampuan pribadinya sebagai pertimbangan dalam melakukan pilihan dan rencana karier. Remaja mulai menilai kemampuannya berperan baik dalam bidang pendidikan dan pekerjaan yang diminati. Kecenderungan mengidentikkan dengan orang tua berkurang, sebaliknya remaja makin cenderung mengidentikkan dengan orang lain yang menjadi idolanya.

3. Tahap nilai (15-16 tahun)

Dalam tahap ini remaja telah menganggap penting peranan nilai-nilai pribadi dalam proses pilihan karir. Anak mulai melihat apa yang sesungguhnya penting bagi dirinya, tahu perbedaan konsepsi tentang berbagai gaya hidup yang disiapkan oleh pekerjaan, kesadaran tentang pentingnya waktu mulai berkembang dan menjadi lebih sensitif terhadap perlunya pekerjaan.

4.  Tahap transisi (17-18 tahun)

Dalam tahap transisi ini remaja mulai bergerak dari pertimbangan-pertimbangan realistis yang masih berada di pinggir kesadaran ke dalam posisi yang lebih sentral. Pada tahap in anak mulai menghadapi perlunya membuat keputusan dengan segera, kongkrit, dan realistis tentang pekerjaan yang akan datang atau pendidikan yang mempersiapkannya ke suatu pekerjaan tertentu nanti. Anak makin bebas bertindak sehingga memungkinkan ia melakukan uji coba keterampilan dan bakat-bakatnya. Dalam periode pilihan realistis remaja telah sampai pada tahap eksplorasi, yaitu mencari berbagai alternatif pekerjaan yang cocok, dan tahap kristalisasi yaitu melakukan pilihan karier.

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam ARTIKEL, PSIKOLOGI PENDIDIKAN
One comment on “Perkembangan Karier Individu
  1. tri yuliyanti mengatakan:

    alhamdulillah bermanfaat untuk referensi tugas…
    kalo boleh, minta topik materi yang sesuai untuk tiap tahap perkembangan karirnya donk.
    terutama dalam aplikasi bimbingan dan konseling karir.
    trims

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s