Arsip Blog

Permendiknas No. 28 Tahun 2010 – Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah

Permendiknas No. 28 Tahun 2010 – Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah : Dalam rangka menata dan mereformasi kepemimpinan pendidikan di sekolah, sekaligus melengkapi peraturan sebelumnya-khususnya Permendiknas No. 13 Tahun 2007- yang terkait dengan kekepalasekolahan (principalship), kini pemerintah melalui Menteri Pendidikan Nasional menghadirkan kembali regulasi baru yaitu: Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/Madrasah…

Dikaitkatakan dengan: , , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN

Teori Organisasi

Teori Organisasi : Perkembangan teori-teori organisasi dapat dilihat dan dikaji sejak sejak tahun-tahun pertama abad keduapuluh, yang secara garis besar dapat diikhtisarkan menjadi 4 (empat) kelompok besar yakni: (1) classic; (2) behavioral, (3) system, dan (4) contingency. 1. Teori Organisasi Classic: Pada mulanya teori administrasi/manajemen atau organisasi telah dirancang secara tradisional/klasik. Terdapat 3 kategori pokok pendekatan klasik ini: (1) scientific management; (2) administrative management; dan (3) the bureaucratic model of organization (Beach, 1980: 133)…..

Dikaitkatakan dengan: , , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN

Administrasi Pendidikan

Administrasi Pendidikan : “Dalam mengelola pendidikan diperlukan cara berfikir sistemik dengan selalu mempertimbangkan faktor internal dan eksternal dalam menghadapi permasalahan sehingga organisasi/lembaga pendidikan (sekolah) dapat menjadi lebih kuat, produktif dan bermutu”. Itulah simpulan yang bisa didapat dari kajian buku yang berjudul “Administrasi Pendidikan” karya Dr. Uhar Suharsaputra, M.Pd. Karya terbaru dari Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan dan juga Dosen Program Sarjana dan Pascasarjana Universitas Kuningan ini diterbitkan pada bulan Juni 2010 oleh PT Refika Aditama Bandung, dengan jumlah halaman sebanyak 335…..

Dikaitkatakan dengan: , , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN

Kewirausahaan Kepala Sekolah

Kewirausahaan Kepala Sekolah : Kepala sekolah yang memiliki jiwa wirausaha pada umumnya mempunyai tujuan dan pengharapan tertentu yang dijabarkan dalam visi, misi, tujuan dan rencana strategis yang realistik. Realistik berarti tujuan disesuaikan dengan sumber daya pendukung yang dimiliki. Semakin jelas tujuan yang ditetapkan semakin besar peluang untuk dapat meraihnya. Dengan demikian, kepala sekolah yang berjiwa wirausaha harus memiliki tujuan yang jelas dan terukur dalam mengembangkan sekolah. Untuk mengetahui apakah tujuan tersebut dapat dicapai maka visi, misi, tujuan dan sasarannya dikembangkan ke dalam indikator yang lebih terinci dan terukur untuk masing-masing aspek atau dimensi. Dari indikator tersebut juga dapat dikembangkan menjadi program dan sub-program yang lebih memudahkan implementasinya dalam pengembangan sekolah…..

Dikaitkatakan dengan: , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN