Forum Pengawas Sekolah

Forum Pengawas Sekolah
Hingga saat ini perjalanan profesi pengawas dan kepengawasan sekolah tampaknya masih perlu ditegakkan dan dikembangkan lebih jauh lagi. Berbagai persoalan masih menyelimuti nasib profesi yang disebut-sebut sebagai tenaga penjaminan mutu pendidikan ini.

Oleh karena itu, sengaja saya menyediakan ruang ini untuk dijadikan sebagai media silaturahmi di antara sesama keluarga besar Pengawas Sekolah di Indonesia. Saya mengajak Anda semua untuk berbagi pemikiran tentang upaya pengembangan Pengawas dan Kepengawasan Sekolah saat ini. Diskusi ini bersifat terbuka, dari Anda, oleh Anda dan untuk Anda. Saya percaya sekecil apa pun pemikiran Anda akan sangat bermanfaat bagi pengembangan Pengawas dan Kepengawasan Sekolah di Indonesia.

Semoga saja dengan adanya ruang ini dapat mengilhami dan memberikan pencerahan bagi siapa pun yang membacanya untuk memperbaiki nasib dan mutu Pengawas dan Kepengawasan Sekolah di Indonesia.
Dikaitkatakan dengan:
465 comments on “Forum Pengawas Sekolah
  1. bukri mengatakan:

    seperti pertanyaan teman2 di atas tentang batas usia pengawas, di mana pengawas yang berusia 56 tahun diperintah untuk usul perpanjangan masa kerja, padahal setahu say jabatan pengawas itu adalah jababatan fungsional bukan jabatan fungsional tertentu atau jabatan khusus serta bukan jabatan tertentu ( eselon) , mohon penjelasannya.

  2. bukri mengatakan:

    bagaina cara mengecek data pokok pendidik atau pengawas

  3. Muhammad TafsirPd.M.Pd mengatakan:

    Bapak yang terhormat. Kami masih heran tentnang masa pensiun pengawas sekolah. kita dari guru bekerja sevagai pengawas kok pengawas masa pensiun 56 tahu. semntara berita2 eslon eslon akan ditambah masa pensiunnya. mungkin ada kesalah pahaman menetrjemahkan PP oleh beberapa BK kab. Kota . Mohon penjelasan

  4. Lamcas Manik mengatakan:

    Sebaiknya pengawas lewat jalur APSI atau Koordinator Pengawas mendorong kepada Dinas terkait khususnya fihak Struktural…supaya pengawas tidak seperti Pelengkap saja tetapi merupakan Ujung tombak Informasi bagaimana pelaksanaan SNP di Sekolah dan hasil laporannya ditindak lanjuti…segera oleh fihak terkait.

  5. restutimelly mengatakan:

    As.ww……saya merasakan dan saya berpikir klu permasalahan2 teman , itu juga kami rasakan di kabupaten kepahiang Bengkulu. .karena banyak sekali hal2 kecil yang dilakukan oleh penguasa,pejabat ,pelaku pendidikan ,yang akibatnya sangat patal di dunia pendidikan dan kita ngak bisa berbuat apa-apa,seperti….pejabat2 struktural di pendidikan bukan basicnya pendidikan,, pengambil kebijakan orang yg kompetensi pendidikan nya kurang.,Perekrutan pengawas,kepala sekolah juga tidak mementingkan kwalitas dan kompetensi,dan tidak mengikuti aturan2 yang sudah ada ,jadi semua apa yg telah teman2 tulis diatas jug merupakan permasalahan yang umum terjadi di setiap daerah. mari kita niat kan untuk perubahan untuk mencapai pendidikan yang lebih baik ,dan kami senantiasa menunggu kiriman2 kiat2 untuk perbaikan.trima kasih ww.

  6. hardo mengatakan:

    Saya Hardo Sujatmiko, mahasiswa S2 jurusan Manajemen Pendidikan Konsentrasi Kepengawasan di Universitas Negeri Semarang, jalur Beasiswa Dikmen. Saat ini sedang menjalani semester 2 . Bermaksud ingin segera menyusun Tesis, mohon rekan rekan bisa memberi informasi tentang masalah, topik atau isu terkangat terkait dengan kepengawasan di indonesia, karena via forum ini saya percaya banyak rekan rekan yg sudah menjalani tugas pengawas dan banyak pengalaman2 yg aktual yg terjadi dilapangan. via email: hardosmg @yahoo.com dan blog : hardosujatmiko.blogspot.com terimakasih

  7. RUSLI,S,Pd mengatakan:

    saya pengawas sekolah kabupaten melawi kalbar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kpd bapak dengan rubrik yang bpk paparkan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan dan silaturahmi sesama pengawas selamat bekerja dan sukses selalu para pengawas sekolah amin.

  8. anonymous mengatakan:

    Trm ksh bpk telah memfasilitasi pengawas sekolah (PS) untuk menulis dan berbagi ide dan pengetahuan dalam forum ini, dan saya sangat salut pd bapak yg memiliki ide dan kreativitas dlm setiap tulisan bapak yang mana sangat berguna bagi pengawas sekolah secara khusus dan pelaku pendidikan secara umum. Tahun 2013 penilaian kinerja PS sdh dilakukan kalau bisa bpk memberikan contoh-contoh kajian mulai dari K1 sampai dengan K4 kepd kami karena meskipun teman2 ada yg sdh mengikuti diklatnya namun masih bingung pd penyusunan K1 sd K4 tsb, yg kami mksd bukan format penilaian kinerjanya dan memang ada rubrik sbg pedomannya namun format isian dan penjabaran dr rubrik tsb msh blm jelas, atas perhatian dan bantuan bpk saya ucapkan banyak trm ksh.

  9. elan mengatakan:

    merekruten pengawas itu tidak hanya sudah jadi kepsek dengan pengalaman 4 tahun dan guru 8 tahun tapi disamping itu harus diadakan pendidikan calon pengawas baru duduk jadi pengawas jangan duduk dulu lalu didik (jadi harus dik dulu baru duk jangan duk dulu lalu dik maka akhirnya dakdikduk

  10. kisman mengatakan:

    Agar kinerja pengawas dapat ditingkatkan, rekrutmen pengawas dibatasi usianya maksimal 50 tahun jika mendekati usia pensiun tidak bisa diharapkan kinerjanya, dia akan memilih pensiun dari pada mengerjakan tugas-tugas apabila membutuhkan komitmen yang lebih tinggi

Komentar ditutup.