Beban Belajar dalam Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 mengisyaratkan adanya penambahan beban belajar di semua jenjang pendidikan. Kebijakan penambahan jam ini dimaksudkan agar guru memiliki waktu yang lebih leluasa untuk mengelola dan mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi (berpusat) pada siswa atau mengembangkan pembelajaran aktif,  beserta proses penilaiannya.

Adapun ketentuan beban belajar untuk setiap jenjangnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

Beban belajar di SD/MI
Kelas I, II, dan III masing-masing 30, 32, 34 sedangkan untuk kelas IV, V, dan VI masing-masing 36 jam setiap minggu, dengan lama  belajar untuk setiap jam belajarnya  yaitu 35 menit.
Beban belajar di  SMP/MTs
Dari semula 32 menjadi 38 jam untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX, dengan lama belajar untuk setiap jam belajarnya yaitu 40 menit.
Beban belajar di  SMA/MA
Kelas X bertambah dari 38 jam menjadi 42 jam belajar, dan untuk kelas XI dan XII bertambah dari 38 jam menjadi 44 jam belajar, dengan lama belajar untuk setiap jam belajarnya yaitu 45 menit.

Sumber: Kemendikbud. 2013. Draft Kurikulum 2013

Konseksuensi logis dari penambahan beban belajar ini, maka mau tidak mau guru dituntut untuk memiliki keterampilan mengembangkan berbagai bentuk dan metode pembelajaran yang memungkinkan siswa dapat secara aktif mengkonstruksi berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan (kompetensi) yang perlu dikuasainya. Selain itu, guru juga dituntut untuk secara kreatif mampu mengembangkan pengelolaan kelas dan bentuk-bentuk pembelajaran yang menyenangkan, sehingga siswa merasa betah dan gembira dalam belajarnya.

Jika hal ini tidak terpenuhi, maka bisa dipastikan upaya penambahan beban belajar hanya menjadi beban yang akan semakin menyiksa dan “memperkosa” proses  belajar siswa.

Bagaimana pendapat Anda?

Materi terkait:
Ciri-Ciri Pembelajaran Aktif di Kelas

Ciri-Ciri Pembelajaran Aktif di KelasPembelajaran aktif telah diyakini oleh sebagian besar para teoritisi, praktisi dan pemegang kebijakan di berbagai belahan muka bumi ini sebagai sebuah konsep pembelajaran yang … Baca selengkapnya »

Pembelajaran Aktif

Pembelajaran AktifMenurut L. Dee Fink, pembelajaran aktif terdiri dari dua komponen utama yaitu: unsur pengalaman, meliputi kegiatan melakukan dan pengamatan dan dialogue, meliputi dialog dengan … Baca selengkapnya »

[ AKHMAD SUDRAJAT seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN
36 comments on “Beban Belajar dalam Kurikulum 2013
  1. Noramin.A, S.Pd,M.Si mengatakan:

    Penambahan jam belajar dan dan pengelolaan pembelajaran secara profesionalb memberi dampak positif terhadap hasil belajar dan apabila itu dapat dilaksanakan maka mudah2an peserta didik akan merasakan nikmat belajar pada saat itu. Tapi kondisi ini masih sangat sulit untuk diperoleh. PERTAMA : Guru (yg relatif baru) masih minim pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan pembelajaran yg berorientasi pada peserta didik. KEDUA : Kondisi sekolah yang masih dobleship akan me-mampat-kan waktu belajar. Minimnya pengawasan dari Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dalam hal pelaksanaan proses belajar mengajar.

  2. Jamil Hasyim mengatakan:

    Saya meilhat penambahan jam belajar ini , salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan anak untuk selalu dalam kondisi belajar. Hal sesuai dengan konsep sekolah full day, walaupun belum sepenuhnya, Tapi mengtarah kesana. Kita melihat satu faktor kenakalan remaqja sekarang, adalh mareka banyak membuang waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, seperti penggunaan IT yang ttidak terkendali. Hampir 75 % anak muda menggunakan IT khusunya internet adalah untuk kegiatan game dan fornografi. ini sangat mengejutkan orang tua. kita sekarang.
    Dengan penambahan waktu belajar, maka kegiatan anak kearah tersebut diatas menjadi berkurang. Dan diharapkan penambahan waktu tersebut adalh untuk pembinaan akhlak dan karekter siswa.

  3. gurulansia mengatakan:

    Menurut saya kebijakan ini merupakan ide yang baik dan akan sangat bermanfaat bagi guru yang benar-benar mempersiapkan pembelajaran dengan baik. Malasahnya ialah (sudah menjadi rahasia umum) masih cukup banyak guru yang kurang mempersiapkan pembelajaran dengan baik, sehingga yang mungkin terjadi ialah guru akan merasa sangat ‘tersiksa’ di dalam kelas yang selanjutnya akan sangat merugikan siswa. Karena itu pemerintah dan para kepala sekolah harus memikirkan cara yang efektif meningkatkan kesadaran guru akan tanggung jawab profesinya, bukan sekedar meningkatkan kesejahteraan guru.

  4. anis yunus suyamto mengatakan:

    Apa dengan penambahan beban jam belajar (mungkin juga jumlah mata pelajaran) sudah mempertimbangkan kemampuan/daya serap siswa dalam menerima pelajaran. Nampaknya setiap perubahan Kurikulum tidak pernah mempertimbangkan aspek psikologis siswa. Maaf ini pendapat pribadi saya sebagai guru BK yang senantiasa akrab dengan kondisi psikologis siswa saat ini, yang senantiasa digempur dengan permasalahan yang semakin komleks.

  5. Mas Hans mengatakan:

    Yang kami tahu.. Penambahan jam pelajaran pada jam tertentu membuat siswa jadi pusing (jenuh) dan terasa dipaksakan, untuk guru semakin bingung (Beberapa Guru) karena merasa materi sudah habis saat jam tersebut dan anak sudah faham.. guru bingung mau ngajar apa lagi yang akibatnya sisa jam jadi kosong… (ini sebagian salah satu kasus..)

  6. La Bio mengatakan:

    Setuju skali jika ada penambahan jam belajar, tapi sebenarnya berapa banyak mata pelajaran yang ada di K’2013′ Jika penambahan ini terjadi juga karena mata pelajaran banyak maka proses pembelajaran yang berpusat pada siswa …. menjadi tidak efektif . Guru akan terdorong kembali mengejar target ketuntatasan materi

  7. Dedehamdani mengatakan:

    Menurut hemat saya. Ini salaha satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan di indonesia. Tapi semua harus tetap dalam kontrol yang baik. Terutama dalam proses evaluasi pendidikannya. Karena dengan bertambahnya jam pelajaran disekolah, maka siswa dapat lebih berleluasa untuk berdiskusi dengan guru atau teman sejawatnya..

  8. kholidilizam mengatakan:

    setuju,akan tetapi guru perlu di berikan pelatihan agar upaya pemerintah untuk memajukan pendidikan tidak sia-sia

  9. naneyan mengatakan:

    Reblogged this on Naneyan's Blog.

  10. Hamrin mengatakan:

    Saya setuju sekali penambahan jam belajar haruslah dibarengi dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan banyak berpusat kepada siswa, Nah, disitu ditutut keterampilan guru mendesain pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan tidak kalah pentingnya pengawasan baik dari kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Jika tidak kurikulum 2013, tidak akan membawa manfaat besar dan berarti bagi pembelajaran yang berakhir pada mutu pembelajaran. Oleh karena itu, mari kita berpikir positif menerima dan mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan baik dan benar serta bersinergi guru, kasek dan pengawas sekolah.

Komentar ditutup.