[download] Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan

Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 3 ayat (2), pemerintah melalui Kemendikbud telah  menyusun buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan.

Penyusunan buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan melalui pemenuhan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan di  setiap sekolah.

Tujuan penyusunan buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan ini adalah untuk memberi pedoman bagi semua sekolah dalam rangka memenuhi Standar Nasional Pendidikan.

Dalam buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan ini, disajikan materi yang berkaitan dengan acuan mutu pendidikan, penjaminan mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, dan pelembagaan penjaminan mutu pada tingkat satuan pendidikan.

Semoga dengan adanya buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan ini, upaya pengejaran mutu pendidikan di sekolah dapat lebih fokus dan terarah, sehingga impian kita akan pendidikan yang bermutu,  setahap demi setahap dapat terealisasikan.

================

Anda ingin mengunduh buku Buku Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan ini, silahkan klik tautan di bawah ini:

================

Menurut Anda,  apa sesungguhnya kendala utama  upaya pencapaian mutu pendidikan  di sekolah itu? Bagaimana solusi terbaiknya?
Selamat berdiskusi!

================

Merujuk pada pemikiran Edward Sallis, Sudarwan Danim (2006) mengidentifikasi ciri-ciri sekolah bermutu, yaitu: (1) Sekolah berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal; (2)Sekolah berfokus pada upaya untuk mencegah masalah yang muncul, … Baca selengkapnya »

[ AKHMAD SUDRAJAT seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Dikaitkatakan dengan: ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN
15 comments on “[download] Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan
  1. eli zebua mengatakan:

    setuju pak guru, tak bisa dipungkiri. Masalah terkait adalah para pengawas bukanlah yang empunya hati sebagai guru tetapi yang empunya ambisi untuk berkuasa, alasan klasik “peningkatan karir”. Tutor yang anda ngajar anda pun tutor yang jauh dari budaya anda, sebaiknya tutor itu adalah guru yang mengerti budaya anda di tiap sekolah.

  2. Ananta Jonathan mengatakan:

    pelajari dengan matang sebelum menggunakanok Trim”s
    SMP Negeri 3 Cikupa Kab. Tangerang

  3. Nuzul Andra, S. Pd mengatakan:

    Peningkatan mutu pendidikan…kumpulan kata-kata yang indah sehingga membuat kalimat yang penuh makna. Enak didengar dan mudah untuk diucapkan tapi kenyataan dilapangan..kalimat yang agung ini begitu sulit untuk diterapkan. Masalahnya :
    1. Kami para guru di sekolah begitu berat untuk menambah ilmu tentang pendidikan, sebagian besar dari kami adalah guru-guru yang hanya ” copy paste ” tanpa perlu bersusah payah untuk membuat segala sesuatu untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri. Jangankan berbicara tentang mutu sekolah, membuat kkm saja sesuatu yang berat bagi kami…karena apa? Karena ketika mengikuti diklat atau pelatihan Tutornya jarang sekali memebrikan pengetahuan yang mendasar tentang itu. Yang penting materinya sampai. Titik. Kami jarang diminta umpan balik…kami jarang diberikan soal-soal tentang apakah kami sudah mendalami materi tersebut atau tidak.
    2. Tidak adanya pengayoman dari pihak terkait setelah kami melaksanakan pelatihan, apakah kami menerapkannya di sekolah atau tidak. Yang lebih parah lagi pengawas sekolah yang tidak peduli dengan mutu pendidikan itu sendiri. Selama menjadi guru saya belum pernah dibina oleh yang namanya pengawas. Bagaimana mereka mau membina kalau mereka datang hanya 6 bulan sekali. Itupun kalau mereka mau. Kadang mereka datang hanya 1 kali dalam satu tahun dan itupun hanya duduk di ruang kepala sekolah. Basa-basi sedikit setelah itu kabur. Tahun berikutnya dia datang lagi. Begitulah yang kami hadapi.

    Solusinya :
    1. Untuk para tutor tolong tingkatkan mutu kalian sebelum memberikan ilmu kepada kami, pahami apa yang kami inginkan. yang kami inginkan adalah ilmu yang sederhana, tidak njelimet dan dapat diterapkan disekolah kami yang jauh dari informasi. Anak didik yang kami hadapi adalah anak didik yang kemauan belajarnya rendah, mereka hanya rajin datang ke sekolah, tidak mau membaca. Sehingga kami harus bekerja keras untuk membuat mereka mau belajar. Belum lagi beban materi yang harus kami sampaikan. Membuat KKM, RPP, Media Pembelajaran, Membuat LKS dan perangkat mengajar lainnya.
    2. Tunjuk satu orang pengawas untuk masing-masing sekolah ( bisa guru yang punya potensi ) yang benar-benar mau membina para guru atau teman sejawatnya agar lebih memahami tentang dunia pendidikan itu sendiri. Tentang bagimana membuat atau menyiapkan perangkat mengajar yang baik.
    3. Berikan guru-guru yang berada di daerah motivasi dengan mengadakan berbagai macam lomba agar semangat mereka untuk berbuat yang terbaik membina anak-anak bangsa semakin terpacu.

    Demikian harapan saya. Terima kasih telah diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapat.

  4. Anonymous mengatakan:

    Hatur nuhun p ahmad, katampi pisan…

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s