Penilaian Kinerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Dalam perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia, kegiatan Penilaian Kinerja merupakan salah satu rangkaian dari  Siklus Manajemen Kinerja. Kegiatan penilaiaan kinerja pada dasarnya merupakan upaya untuk memberikan jaminan bahwa setiap pegawai/karyawan dapat bekerja secara efektif, efisien  dan produktif sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Selain itu, melalui kegiatan penilaian kinerja diharapkan dapat diketahui keunggulan dan kelemahan dari pegawai/karyawan yang bersangkutan untuk dijadikan sebagai dasar perencanaan pengembangan kinerja berikutnya.

Penilaian Kinerja dalam konteks persekolahan kita, — dengan tidak bermaksud mengesampingkan peran penting tenaga pendidik dan kependidikan lainnya-, setidaknya terdapat tiga unsur penting yang perlu dinilai kinerjanya, yaitu: Guru (Guru Mata Pelajaran/Guru BK/Konselor), Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Guru sebagai pendidik profesional mempunyai tugas pokok merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, yang ditopang oleh kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, sebagaimana diisyaratkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru mencakup: (1) kompetensi pedagogik, (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi profesional.  Sebagai desainer masa depan anak, kepadanya terletak tanggung jawab untuk memberdayakan dan membudayakan seluruh peserta didiknya.

Kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk mengelola dan memimpin keseluruhan  proses dan substansi manajemen pendidikan di sekolah, dengan ditopang sejumlah kompetensi yang seharusnya  dimiliki seorang kepala sekolah sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Kepala Sekolah, mencakup: (1)  kompetensi kepribadian, (2)  kompetensi manajerial, (3)  kompetensi kewirausahaan, (4)  kompetensi supervisi, dan (5)  kompetensi sosial. Sebagai leader dan manejer pendidikan di sekolah, kepala sekolah bertanggung jawab secara keseluruhan atas maju-mundurnya proses pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Pengawas sekolah adalah guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang bertugas melakukan penilaian dan pembinaan, baik dalam bentuk supervisi akademik maupun supervisi manajerial, serta  melakukan pembimbingan  dan pelatihan profesional  guru, dengan ditopang oleh sejumlah kompetensi yang harus dikuasainya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Pengawas Sekolah, mencakup: (1) kompetensi kepribadian, (2) kompetensi  supervisi manajerial, (3) kompetensi supervisi akademik, (4) kompetensi evaluasi, pendidikan, (5) kompetensi penelitian pengembangan, dan (6) kompetensi sosial. Pengawas sekolah bertanggung jawab untuk melaksanakan penjaminan mutu dan memberdayakan kepala sekolah dan guru yang menjadi binaannya.

Untuk menjamin bahwa para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah  dapat bekerja  secara efektif dan efisien, pemerintah saat ini telah meluncurkan kebijakan Penilaian Kinerja untuk ketiga unsur pelaksana pendidikan di atas dan inti dari kebijakan penilaian kinerja ini adalah peningkatan mutu pendidikan.

Penilaian Kinerja bagi guru dikenal dengan sebutan Penilaian Kinerja Guru (PKG), sedangkan untuk kepala sekolah disebut dengan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS), dan untuk Pengawas Sekolah disebut Penilaian Kinerja Pengawas Sekolah (PKPS).

Guna mendalami lebih jauh kebijakan pemerintah yang sangat strategis ini, para pengawas sekolah di Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Kabupaten Kuningan telah melaksanakan kegiatan pelatihan  tentang PKG. PKKS, dan PKPS, dalam bentuk in service dan on service, pada tanggal 8-11 Oktober 2012, bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Kuningan, dengan menghadirkan nara sumber:

  • Drs. H. Maman Suparman, MM., Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuningan
  • Drs. Setia Amar, M.M.Pd., Koordinator Pengawas Kabupaten Kuningan.
  • Drs. Kasid, M.Pd,.   Ketua APSI Kabupaten Kuningan.
PELATIHAN PKG, PKKS, DAN PKPS  DI MKPS KABUPATEN KUNINGAN
.

Pelatihan

Kepala Disdikpora Kabupaten Kuningan sedang menyajikan materi tentang ‘Kebijakan PKG di Kabupaten Kuningan”, didampingi oleh Drs. Setia Amar, M.M.Pd.,  Korwas Kabupaten Kuningan,  Drs. Mamat Budiman, M.M.Pd., Ketua MKPS Wilayah Cilimus dan saya sebagai Moderator

Pelatihan PKG

Drs. Setia Amar, M.M.Pd., Koordinator Pengawas Kabupaten Kuningan, sedang menyajikan Materi tentang “Penilaian Kinerja Pengawas Sekolah”

Lihat foto-foto kegiatan dalam bentuk tayangan slide:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

PELATIHAN PKG MKPS KABUPATEN KUNINGAN

Download Instrumen PKG dan Buku I dan Buku II PKG, Klik DISINI

.

[ AKHMAD SUDRAJAT adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam BERITA DAN OPINI
24 comments on “Penilaian Kinerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  1. heru Prayitno mengatakan:

    Pak Akhmad, saya termasuk pengunjung tetap blog bapak. Terimakasih sudah memberi banyak wawasan. Mohon kalau ada, Instrumen PK GUru yang di Upload yang baru. Karena setelah download instrumennya masih lama. Termasuk indikator dll. Padahal ada edisi Mei Juni 2012 Hotel permata revised dll. terimakasih.

    Instrumen yang saya upload di MediaFire, hasil pelatihan kemarin, katanya itu yang terbaru

  2. bambang mengatakan:

    terimakasih atas informasi/email nya yg sangat berguna dlm meningkatkan kemampuan kami , moga diberikan kesehatan selalu, amin

    Terima kasih. semoga Bapak juga senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagian hidup. Amin

  3. Gusti Astika mengatakan:

    Pak Adjat, tolong dong dikirimkan instrumen supervisi/pembinaan guru Bk, instrumen pemantauan pelaksanaan layanan BK, dan instrumen penilaian kinerja guru Bk� Itu semua akan kami jadikan referensi dalam pertemuan sesama pengawas BK di Kab Buleleng. Trims Pak Adjat.

    ________________________________

    Sekarang saya mengembangkan instrumen supervisi yang mengacu ke PKG

  4. Sugeng Pramono mengatakan:

    Terima kasih atas tulisan ang apak muat, akan sangat berguna bagi kami dalam mengelola lembaga swasta di tempat kami.
    terima kasih

    Sama-sama. semoga bermanfaat untuk kemajuan lemabaga yang Bapak kelola

  5. SUPRIJADI mengatakan:

    Bagaimana dengan akan diberlakukannya Permenpan 16 tahun 2009, dimana ada seseorang yang sudah mengkantongi PAK akan naik ke golongan IV/c, tetapi belum dapat diiusulkan SKnya karena sudah terlambat pengirimannya yaitu untuk periode Oktober 2012, mohon dapat sherring untuk pemecahannya.

    Pemahaman saya, di tahun 2013 nanti Penilaian Kinerja yang bersangkutan tetap akan dilakukan sebagaimana mestinya dan Angka Kredit yang didapat akan diperhitungkan untuk kenaikan pangkat berikutnya. Yang penting selesaikan penerbitan SK IV.c -nya, jangan sampai terlambat lagi.

  6. Umi Basiroh mengatakan:

    Aktual informasinya sangat dibutuhkan … makasih bapak…

    Sama-sama. semoga bermanfaat!

  7. muntiah affan mengatakan:

    Terima kasih bapak, atas segala informasinya. Semoga dilain hari saya bisa mendapatkan ilmu secara langsung dari bapak.

    Pada tanggal 12/10/12, AKHMAD SUDRAJAT: TENTANG PENDIDIKAN

    Sama-sama. semoga bermanfaat! Insya Allah kita bisa ketemu langsung

  8. Anonymous mengatakan:

    teima kasi tulisan ini bermanfaat

  9. syafii mengatakan:

    Sharing pak, di Kuningan untuk implementasi instrumen PKG, PKKS apakah setiap kunjungan ke sekolah dalam menghadapi penerapan penilaian kinerja tahun 2013? Terima kasih.

    Tidak juga, sekarang masih tahap sosialisasi, agar semua pihak dapat mengantisiapasi dan mempersiapkan diri menjelang pelaksanaannya nanti di tahun 2013

  10. Ovan Serang mengatakan:

    Untuk proses dan sistem Penilaianya sudah oke pa tetapi proses akhir dari hasil yang telah di peroleh dari masing masing individunya belum dapat menerima karena sebagian besar sudah merasa benar mohon pencerahan langkah yang harus di lakukan.

    PKG dilaksanakan mengikuti prosedur yang telah ditentukan dan dapat memenuhi prinsip-prinsip PKG. Distorsi bisa terjadi akibat tidak terpenuhinya prosedur maupun prinsip-prinsip yang ada

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 13.447 pengikut lainnya.