Info PP No.15 Tahun 2012 tentang Kenaikan Gaji PNS

Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2012 Ini mungkin berita tahunan yang senantiasa ditunggu-tunggu oleh para Pegawai Negeri Sipil. Pada tanggal 6 Februari 2012 lalu, Presiden RI telah menetapkan dan menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2012 tentang Perubahan Gaji Pegawai Negeri Sipil, beserta lampirannya, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2012.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Kiagus Badaruddin,  sebagaimana dirilis oleh Antara.News,  bahwa besarnya kenaikan Gaji Pegawai Negeri Sipil ini sekitar 10 persen dan rapel akan dibayarkan pada  bulan Maret 2012 mendatang. Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar, menyebutkan bahwa gaji tersebut di luar tunjangan keluarga yang besarnya untuk istri/suami sebesar 10% dari gaji pokok dan anak 2% dari gaji pokok, tunjangan pangan sebesar nilai beras per 10 kg per orang, tunjangan jabatan untuk pejabat struktural maupun fungsional serta tunjangan umum untuk yang tidak memegang jabatan struktural maupun fungsional.

Berdasarkan tabel lampiran Peraturan ini, tampak gaji terendah yang diterima seorang PNS adalah sebesar Rp. 1,260,000,-  yaitu bagi  PNS golongan II.a dengan Masa Kerja 0 Tahun, sedangkan gaji tertinggi sebesar Rp.  4,603,700,- bagi  PNS golongan IV.e dengan Masa Kerja 32 Tahun atau lebih.

Sesuai dengan konsideran isi peraturan ini bahwa perubahan gaji  ini dalam rangka meningkatkan daya guna,  hasil guna dan  kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil.

Namun di lain pihak, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, mengatakan bahwa kenaikan gaji PNS ini bersifat umum. “Itu umum saja seperti tahun-tahun sebelumnya. Bukan seperti tunjangan kinerja,” kata Azwar kepada Jawa Pos .

Ungkapan ini sepertinya memberikan sinyal pesimistik kepada  kita bahwa  kenaikan gaji ini tampaknya tidak akan banyak berkolerasi dengan kinerja PNS. 
Bagaimana menurut Anda?

=========

Jika Anda ingin mengunduh Peraturan  ini dan lampirannya, silahkan klik tautan di bawah ini:

Tentang AKHMAD SUDRAJAT

=Ω= seorang praktisi pendidikan di Kabupaten Kuningan yang sedang belajar menjadi diri sendiri =Ω=
Catatan ini telah ditulis dalam SERBA SERBI dan di-tag dengan , , , , , , , , , . Penunjuk permalink.

111 Respon untuk Info PP No.15 Tahun 2012 tentang Kenaikan Gaji PNS

  1. Muhamad Nizam berkata:

    Yang terbaik adalah kita mensyukuri setiap rezeki atau nikmat yg diberikan Allah berapapun adanya. Rezeki akan terasa sedikit bagi orang yang tamak, dan akan terasa banyak bagi orang yang bersyukur. Kalau kita pandai bersyukur atas pemberian-Nya insya Allah hidup ini akan menjadi berkah…

  2. Dadan Wahidin berkata:

    Pemerintahnya “Lucu” ^_^

  3. Lita berkata:

    Hehehehhe. selamat, deh!

  4. sumitro berkata:

    Gaji naik sih okey2 saja,tapi kalau barang ikut naik apa artinya……pesan tuk bapak /ibu guru tingkatkan kinerja. Secara umum PNS lebih bertanggung jawab jangan jadi sorotan negatif.

  5. Atmadi berkata:

    Memang sepantas hal itu dilakukan oleh pemerintah, terutama untuk PNS yang merupakan guru. Karena sangat banyak PNS(guru)yang memang benar-benar bekerja/mendidik anak bangsa tanpa memikirkan kapan naik gajinya. Kalaupun ada PNS yang belum maksimal bekerjanya walaupun sudah dinaikan gajinya, harapan saya itu bukanlah dari golongan PNS(guru).

  6. rajaobat berkata:

    naik gaji, naik dosa……kasian tuh honor..didjolimi terus-terusan…..lebih bagus honor dapat tunjangan pemerintah,,dARI PADA PNS NAIK GAJI,,,LAGIAN PARA PNS (GURU) BUAT PTK AJA YANG BIKININ GURU HONOR..HAHAHA………..PARAH BANGET… !!! TDK PROFESIONAL !!! LEBIH PROFESIONALA GURU HONOR !!! PARAH…..

    • Sri Hariningsih S.Pd berkata:

      tidaksemua guru begitu kan?? guru yang mana itu?paling itu guru yang meh pensiun kali,atau (MAAF) guru produk bahuela yang gak pernah menyentuh buku-buku S1.

      • Tita Setiawati berkata:

        Bu Guru Sri yang terhormat, kurang elok rasanya anda mengecilkan arti seorang guru seperti itu, bukankan kita ini hasil dari guru guru kita produk BAHEULA, mereka bukan S.Pd. seperti anda, tapi mereka tekun dengan penuh dedikasi dan segala keterbatasan dan kelurangannya mereka telah berhasil menjadikan kita seperti ini pada hari ini. HORMAT KAMI KEPADA GURU GURU, BAIK YANG MASIH ADA ATUPUN YANG TELAH TIADA SEMOGA ALLOH MENGANGKAT HARKAT DAN DERAJAT BAPAK / IBU GURU SEKALIAN KETINGKAT YANG LEBIH TINGGI DARI MANUSIA LAIN. AMIN

        • Agung Nugroho berkata:

          Apapun bentuk, titel dan sebagainya makna seorang Guru adalah sosok yang harus kita hormati. Sebab kita bisa seperti ini adalah jasa seorang Guru ! Baik jaman baheula ataupun jaman modern. Tanpa ada Guru dari jaman penjajahan maka tak ada guru2 sekarang apalagi presiden dan semua unsurnya

    • Sri Hariningsih S.Pd berkata:

      ,KALAU MERASA DIDJOLIMI..YA TOLAK AJA !,GURU HONOR JANGAN ASAL TERIMA ORDER..BIAR PNS TSB KENA BATUNYA.DAN AKANTAMPAK MANA GURU PROFESIONAL DAN TIDAK PROFESIONAL.BERES KAN? BIAR PKG DAN PKB YANG MELUCUTI PNS ITU.

    • Tita Setiawati berkata:

      Mohon maaf sebelumnya, kok naif benar sih pikiran anda, siapa yang mendzolimi guru honor ? GURU ADALAH GURU yang sama sama sedang mendidik anak bangsa ini dengan hanya Satu harapan SEMOGA pekerjaan kami hari ini jadi ladang amal yang hanya kepada Alloh mengharapkan balasannya. Kalau anda mau tahu saya & suami adalah guru honor seumur hidup (35 th) 1 th lagi berakhir, putera 4 orang laki laki, anda renungkan pasti tak ada harta yang akan diwariskan kepada mereka, tetapi mereka semua telah menyelesaikan studinya di PT yang top, bahkan sekarang semuanya telah bekerja di perusahaan perusahaan kelas dunia dengan penghasilan ratusan kali lipat dari para PNS di negeri ini (maaf bukan maksud pamer) tapi itulah maknanya tidak perlu iri dengan rezeki dan penghasilan serta status orang lain, PERCAYA SAJA ALLOH TIDAK PERNAH KELIRU KEPADA SIAPA REZEKI HARUS DIBERIKAN. Jika anda tahu ada PNS (guru) yang kurang terhormat dengan memesan PTK, maka kalau sama sama memegang etika moral yang tinggi harusnya ditolak juga

  7. eko priyambodo berkata:

    klo pns naik tni sama polri jngan di ikutkan naik toh tiap 3 bulan nerima remonsasi . sama abdi negara ko pns nda di beri remansasi kena apa

  8. kaki ismaya berkata:

    Saya hanya bisa berucap Alhamdulillah… Allah pasti akan berikan apa yang sudah menjadi jatah setiap insan manusia… Namun apalah artinya dengan naiknya gaji PNS, berjalan beriringan dengan naiknya harga BBM… TDL… PDAM… dan harga kebutuhan lain yang naik… Kasihan rakyat kecil yang bukan PNS dan rakyat yang tidak mempunyai penghaslan tetap.. Andaikan boleh memilih… tidak usah ada kenaikan gaji PNS kalo akhrnya berbanding lurus dengan kenaikan BBM… TDL… PDAM.. dan harga kebutuhan pokok… Mungkin bagi mereka orang – orang kaya dengan naiknya BBM tidak begitu merasakan dampaknya… Toh selama ini yang merasakan BBM murah bukanlah rakyat kecil.. kami rakyat kecil ini paling-paling beli Premium Rp 10.000 untuk 4-5 hari.. tapi mereka yang bermobil (bagus not mewah) lebih banyak konsumsi premiumnya dbandingkan kita2 yang mengkonsumsi Premium untuk sepeda motor?? terpikirkankah sampai sejauh itu????

  9. efendi berkata:

    saya sebagai guru yang berusaha untuk hidup dpt bermanfaat kpd peserta didik, dan dg kenaikan gaji, saya bersyukur krn dpt menambah income utk keluarga. Akan tetapi kehidupan lingkungan sekolah saya sangat jauh dari dambaan pemerintah, masyarakat sekitarnya, karena di dalam dewan guru terjadi permainan politik yang sangat kotor. dan yang menjadi staff sekarang adalah orang-orang yang bersifat subyektif, artinya segala program/ kegiatan diukur dg kepentingan pribadi semata. Sekolah tidak memiliki manajemen, tidak mermbuat raks/rapbs. (padahal income sekolah mendekati 1,3 milyar per tahun di luar gaji pns) dalam perjalanannya guru hanya sebagai robot, tempat marah, dalam rapat yang berlaku adalah peserta rapat tidak boleh usul selain harus menjalankan segala doktrin dari staff. Kepala sekolah “takut” dengan segala kegiatan yang dilakukan staff. Subtektifitas yang dilakukan adalah apabila ada peserta OSN/PASSIAD dan yang melaksanakan itu guru (bukan golongannya staff) maka pesertanya harus dibimbing dan pada saat berangkat mengikuti lomba hanya diberi uang saku Rp. 50.000. tetapi apabila ada perlombaan yang dilaksanakan oleh staff maka kepala sekolah “ditodong” untuk mengeluarkan anggaran puluhan juta. Kini sekolah kami seperti masuk dalam daerah kuburan.
    Alhirnya teman-teman guru + tenaga TU yang memiliki kreatifitas dan kemampuan tinggi berbondong-bondong untuk mutasi ke sekolah-sekolah lain, termasuk saya.
    Dari kejadian di atas, agar di sekolah baru kami dapat mengembangkan kreatifitas baik mengajar maupun cara mengelola sekolah, kami mengharap kepada pembaca untuk mau menolong kami memberikan beberapa prosedur bagaimana mengelola sekolah yang baik dan terhindar dari korupsi, membentuk hubungan sdm yang enjoy. Terima kasih sebelumnya……….

  10. Tita Setiawati berkata:

    Gaji PNS mau naik ??? Jangan lupa April mendatang yang lainnya juga direncanakan akan naik BBM naik, TDL naik, tarif tol naik, juga mungkin PAM yang akan berdampak pada kebutuhan sehari hari. dengan kata lain itu BUKANNNNNNNNNNN kenaikan Gaaaaajjiiiiiiii. menurut hemat kami lebih baik gaji turun saja ….. mudah mudahan yang lain ikut turun jugaaa … tapi itu suatu hil yang mustahalllllllll …. alias IMPOSIBLE DREAM …. hanya ada di negeri dongeng

  11. yusefendi berkata:

    Kenaikan gaji harus diimbangi dengan peningkatan etos kerja yang lebih baik lagi PNS adalah abdi rakyat yang harus selalu bisa memberikan pelayanan terbaiknya. Namun saya fikir harus ada evaluasi kinerja ketika gaji PNS naik, apakah kenaikan itu memberikan nilai tambah atau membuat PNS lebih malas, Jadi Pemerintah harus melakukan monev, Jika PNS yang telah diberi gaji yang layak tidak menunjukkan kinerja yang baik pemerintah berhak mencabut segala bentuk tunjangan yang diberikan, sebab negara kita saat ini membutuhkan orang-orang yang benar-benar memiliki rasa tanggung jawab terhadap NKRI. Silakan Lakukan Monitoring dan evaluasi semua SKPD di setiap daerah. masing masing

  12. erma yenti berkata:

    alhamdulillah, moga2 naik gaji, naik prestasi, naik kinerja. Jangan lupa bela bangsa

  13. jumnadi azam berkata:

    Saya pikir sudah saatnya PNS untuk mandiri. Artinya jangan terlalu berharap terus pada negara toh apa yang anda lakukan bukankah tugas kita sebagai manusia. Dan saat anda melakukan tugas dengan baik tentu kebaikan pula yang akan didapatkan. Dan buat pemerintah saatnya tuk jujur, amanah serta mari kita sama-sama saling membantu.

  14. irfad berkata:

    gaj boleh naik aslkan kinerja guru harus maksimal juga dong…
    soalnya yang diurus anak orang bukan aak hewan,,,jadi diharapkan lebih sungguh-sungguh lagi…mksih

  15. perdinal berkata:

    percuma naik gaji,,coz sebelum realitanya harga” barang udh melambung lebih tinggi……..!!!

Silahkan... sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s