Memahami Penelitian Kualitatif. Itulah topik materi yang disajikan oleh Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd. dalam kesempatan workshop yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP-Universitas Kuningan, Minggu, 13 Pebruari 2011, bertempat di Aula FKIP-UNIKU.
Kegiatan workshop ini diselenggarakan dalam rangka penguatan kompetensi dosen dalam bidang penelitian, diikuti seluruh dosen di lingkungan Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP-UNIKU. Hari sebelumnya, Sabtu, 12 Pebruari 2011, di tempat yang sama telah dilaksanakan pula workshop tentang Penelitian Tindakan Kelas, dengan menghadirkan Dr. Uhar Suharsaputra, M.Pd. sebagai pemateri.
Berikut ini resume materi yang disampaikan Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd. :
1. Rasional Penggunaan Penelitian Kualitatif
Terdapat beberapa rasional penggunaan penelitian kualitatif:
- Dilatarbelakangi oleh filosofi konstruktivisme, untuk membangun konstruksi sosial dan historis.
- Kebutuhan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang berasal dari masalah sosial.
- Menggunakan pendekatan deduktif yang berfokus terhadap makna individual dan menerjemahkan kompleksitas suatu persoalan.
- Fokus pada satu konsep atau fenomenon.
- Membawa nilai-nilai pribadi ke dalam penelitian, dan;
- Menciptakan teori.
2. Karakteristik Penelitian Kualitatif
Penelitian kualititatif memiliki karakterisitik sebagai berikut:
- Berlangsung dalam lingkungan alamiah (natural setting), dan melakukan interaksi face to face selama penelitian.
- Peneliti merupakan instrumen kunci, melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
- Menggunakan beragam sumber data, yang kemudian di-review, diberi makna, dan diolah ke dalam kategori-kategori atau tema-tema.
- Menggunakan analisis induktif.
- Berorientasi pada makna yang diberikan oleh subyek.
- Rancangan penelitian terus berkembang dinamis.
- Menggunakan perspektif teoritis yang diawali oleh identifikasi masalah yang diteliti.
- Bersifat penafsiran.
- Menggunakan pandangan holistik untuk membuat gambaran kompleks dari masalah yang diteliti.
3. Strategi Penelitian Kualitatif
Strategi yang dapat dikembangkan dalam penelitian kualitatif, diantaranya:
- Etnografi: menyelidiki kelompok kebudayaan di lingkungan yang alamiah dalam periode waktu yang cukup lama. Proses penelitiannya fleksibel dan berkembang sesuai kondisi dalam merspons kenyataan yang ada di lapangan . (Berusaha memahami)
- Grounded Theory: bertujuan memproduksi teori umum dan abstrak dari suatu proses, aksi atau interaksi yang berasal dari pandangan partisipan. Proses penelitiannya dengan melakukan perbandingan yang konstan antara data dan kategori yang muncul, serta mengambil contoh secara teoritis (theoritical sampling) atas kelompok-kelompok yang berbeda untuk memaksimalkan kesamaan atau perbedaan informasi (Menemukan).
- Studi Kasus: menyelidiki secara cermat suatu program, peristiwa, aktivitas, proses, atau sekelompok individu. Kasus-kasus dibatasi oleh waktu dan aktivitas, dan peneliti mengumpulkan informasi secara lengkap. (Mengeksplorasi suatu proses)
- Fenomenologi: mengidentifikasi hakikat pengalaman manusia tentang fenomena tertentu. Peneliti mengkaji sejumlah subyek dengan terlibat langsung dalam waktu relatif lama untuk mengembangkan pola dan relasi makna, dengan mengesampingkan pengalaman pribadinya. (Mendeskripsikan pengalaman-pengalaman)
- Naratif: menyelidiki kehidupan individu dan meminta pihak lain menceritakan kehidupan subyek penelitian. Informasi tersebut kemudian diceritakan kembali oleh peneliti dalam kronologis naratif; selanjutnya kehidupan subyek dianalisis berdasarkan pandangan peneliti tentang kehidupan dirinya. (Menyajikan cerita)
4. Desain Penelitian Kulitatif
Desain penelitian kualitatif mencakup:
- Merumuskan masalah
- Menetapkan variabel penelitian sebagai fokus penelitian
- Merumuskan dimensi (ruang lingkup dan kedalaman) penelitian.
- Menetapkan sumber data: Subyek penelitian langsung (snowball sampling), data dilengkapi melalui teknik triangulasi (member check)
5. Rumusan Masalah
- Rumusan masalah utama: merupakan pertanyaan umum tentang konsep atau fenomena yang diteliti.
- Berdasarkan masalah utama kemudian dikembangkan beberapa rumusan masalah yang lebih spesifik (pertanyaan penelitian).
- Masalah dirumuskan secara terbuka dengan menggunakan kata tanya ”bagaimana” atau ”apa”.
- Rumusan masalah bisa terus berkembang selama penelitian berlangsung, namun harus tetap konsisten dengan asumsi dasar yang ditetapkan dalam rancangan penelitian.
6. Data Kualitatif
- Dituangkan dalam rangkaian kata-kata.
- Menggunakan skala normatif.
- Diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan jika diperlukan menggunakan angket.*)
- Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri.
*) Jika menggunakan angket yang lebih diutamakan adalah deskripsi penafsirannya.
7. Validitas dan Reliabilitas Kualtitatif
- Validitas kualitatif merupakan upaya pemeriksaan terhadap akurasi hasil penelitian dengan menerapkan prosedur tertentu (trustwothiness, authenticity, credibility).
- Reliabilitas kualitatif mengindikasikan bahwa pendekatan yang digunakan peneliti konsisten jika diterapkan oleh peneliti lain dan untuk proyek yang berbeda. (mendokumentasikan prosedur penelitian, daftar pertanyaan, dan data base hasil penelitian).
8. Prosedur Validitas
Prosedur validitas mencakup:
- Melakukan triangulasi.
- Menerapkan member checking.
- Membuat deskripsi yang kaya dan padat tentang hasil penelitian.
- Mangklarifikasi bias yang mungkin dibawa peneliti ke dalam penelitian melalui refleksi.
- Menyajikan informasi yang ”berbeda” atau ”negatif” untuk memberikan perlawanan pada tema tertentu.
- Memanfaatkan waktu yang relatif lama di lokasi.
- Melakukan tanya jawab atau diskusi dengan rekan peneliti.
- Mengajak auditor eksternal untuk me-review keseluruhan proyek penelitian.
9. Prosedur Reliabilitas Kualtitatif
- Mengecek hasil transkripsi untuk memastikan tidak ada kesalahan.
- Lakukan coding dengan cermat. Bandingkan data dengan kode, buatlah catatan tentang kode dan definisinya.
- Diskusikan kode bersama-sama tim peneliti dalam pertemuan rutin atau ketika sharing analisis (jika penelitian dilakukan secara kelompok).
- Lakukan cross check dan bandingkan kode yang dibuat peneliti lain dengan kode-kode yang telah dibuat peneliti.
10. Prosedur Pengolahan dan Analisis Data
- Menggunakan nalar yang berbasis logika ilmiah dan grand theory yang kokoh.
- Display Data (diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan).
- Reduksi Data (sesuai kebutuhan berdasarkan ruang lingkup dari tiap dimensi penelitian).
- Analisis data (dibandingkan dengan hasil triangulasi, rujukan teoritis ataupun yuridis).
Secara visual, tahapan analisis kualitatif seperti tampak dalam gambar berikut ini.

Gambar Tahapan Analisis Kualitatif
(modifikasi dari penyajian Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd.)
========

Terima kasih bang Akhmad Sudrajat. Artikelnya tentang penelitian kualitatif sangat membantu, soalnya saya kebetulan lagi cari beberapa ulasan tentang menyusun penelitian kualitatif. Kalau boleh kasih juga tulisan komparasi penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif, kelebih dan kekurangannya. Sekali lagi terima kasih. Oh,..saya numpang link mas.
kiriman tulisan Memahami Penelitian Kualitatif dari Bapak sangat membantu perkembangan pemahaman saya. Terimakasih banyak pak Adjat
terima kasih info nya pak, saya menunggu info untuk di malang jawa timur aja deh…
Terima Kasih Pak!, kalau Bpk bekenan semua tulisan dimasukkan pd e-mailku utk bahan referensi kami di daerah, mudah-mudahan ilmu Bpk bermanfaat serta dpt diwariskan org lain dn semoga menjadi amal jaryiah
hatur nuhun nu kasuhun pa, ngabantos pisan dina pamahaman yahya dina kualitatif ieu, soalna di skripsi ngangge kualitatif, mung bade tumaros bapa kagungan referensi tentang metode R&D na?
Hmm.,., sepertinya penelitian Kualitatif ini sangat menarik Pak,, Salam
thank’s so much it will use for me.
we know that by kualitatif researc will get information as complete as posible, what is the weakness of kualitatif research, couse It is ralely used, many people usually use kuantitatif research
Proses penelitian kualitatif relatif membutuhkan waktu yang lebih lama, dibandingkan dengan penelitian kuantitatif. Mungkin itulah salah satu alasan kenapa orang (khususnya para mahasiswa dalam rangka penyelesaian studinya) enggan menggunakan penelitian kualitatif.
Syukur Alhamdulillah Pak, terimkasih atas kiriman artikel ini . Sy akan mencermati dan memahami lebih jauh agar dapat sy amalkan dalam melaksanakan pembelajaran . Salam hormat
Terima kasih, tulisannya sangat berguna dan menambah wawasan bagi saya dalam melaksanakan tugas seharihari.
Terima kasih penyampaian mengenai informasi dan dampak nya sangat bermanfaat untuk semua
Trimakasih, pak atas infonya, ini InsyaAllah pasti bermanfaat. thank a lot.
Terima kasih pak. Tulisan bapak sangat bergun bagi saya.
Terima kasih, kami sangat membutuhkan tulisan ini.
Smoga bermanfaat untuk semua rekan.
hemm, semoga dapat kami manfaatkan pak, salam ^_^
Terima Kasih pak, atas tulisannya semoga bapak ikhlas setiap tulisannya saya jadikan referensi di bog saya.
@ all:
Terima kasih untuk semuanya dan semoga bermanfaat.