26 comments on “Kehadiran dan Ketidakhadiran Siswa di Sekolah

  1. acih bwt infonya…
    ini sngat bermanfaat untuk saya…
    low leh tau refrensinya dari mna eaa….??????????/
    nuhun….

  2. terima kasih infonya..
    kalau di daerah saya ada kesalahan dalam penyebutan karena di tempat saya tidk dikenal istilah buku presensi..
    baik siswa yang hadir atau tidak hadir, dicatat di buku absensi..

  3. Terima kasih….ini artikel yang luar biasa……
    Mohon ijin untuk di copy!!…

  4. Terimakasih banyak….luar biasa, mengingatkan guru tuk slalu rajin hadir di kelas…..

  5. Interaktifitas langsung antara guru dengan siswa dan siswa dengan teman2nya merupakan hal yang menjadikan proses pembelajaran di sekolah menjadi lebih bermakna.
    Hemh…! Di sekolah tempat saya mengajar absensi siswa tergolong tinggi, Pak.

  6. asslamu alaikum warahmatullahiwabarakatuh…
    tulisannya sangat membantu & mencerahkan
    succes always pak. barakallah amiin

    salam dari saya
    aning Gorontalo

  7. Yang paling ngeselin Pak kalau seorang siswa tidak sekolah, kita tegur, kita tanyakan mengapa tidak masuk, tapi ternyata orang tuanya tidak mempermasalahkan. Dan tidak masuk sekolahnya pun diketahui oleh orang tuanya itu.

    Tempat tugas saya kebetulan di daerah Cianjur Selatan , di sebuah SMP Negeri yang banyak orang tuanya anya berpendidikan SD. Sering guru, guru BP dan wali kelas mengahapi kesulitan menangani anak-anak semacam itu, karena kurangnya dukungan keluarga.

    Terima kasih banyak.
    Salam dari Cianjur

  8. Bagaimana dengan kehadiran siswa yang aktif menangani organisasi? mereka terpaksa meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus kepentingan organisasi Sekolah (OSIS) . Seringkali mereka mendapat tekanan dari gurunya, karena dianggap tidak menghagai guru. Mohon petunjukknya, karena anak saya sedang menghadapi masalah ini.

    Meskipun saya guru, dan tidak pernah mempermasalahkan ketidak hadiran siswa karena kegiatan organisasi, bahkan biasanya anak-anak minta layanan tersendiri, tetap saya hargai dan tetap saya beri bantuan secara individu.

  9. Kahadiran dan ketidakhadiran siswa pada dasarnya adalah hak siswa karena orang tua siswa telah membayar dan menitipkan anaknya kepada fihak sekolah, tetapi selama ini fihak sekolah selalu memberi panismen yang salah dan membuat budaya baru yang merepotkan seperti orang tua harus mengambil raport (perlu dibahas tersendiri). Kalau dicermati artikel di atas masalah ketidakhadiran siswa sebetulnya ada akar masalahnya yang harus dipecahkan bersama (fihak sekolah dan Orang tua/wali) yang penting harus dikomunikasikan kepada orang tua/wali murid sejak dini. Pada zaman dahulu sekolah tidak ada absensi, murid dengan sadar akan rugi jika tidak masuk sekolah, murid memiliki motivasi tinggi untuk belajar secara sadar sehingga kalau diuji mampu, walaupun mungkin kehadirannya kurang. Namun demikian, sekarang sekolah adalah gengsi daripada tidak sekolah, karena tidak diterima disekolah unggulan, ikut-ikutan temen yaa yang penting sekolah. Pada masa yang akan datang dengan perkembangan teknologi IT mungkin sekolah dan bekerja terutama sektor jasa mungkin cukup dirumah tidak perlu hadir. Sekarang saja banyak orang india yang bekerja paruh waktu di USA hanya dari rumah secara online.

Silahkan sampaikan apa yang ada dalam pikiran Anda!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s