Tunjangan Profesi Guru Segera Dicairkan?

Sebagaimana diberitakan tempointeraktif.com bahwa pada tahun 2010 ini Pemerintah  melalui Kemendiknas telah mengalokasikan dana untuk kepentingan pembayaran Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp. 10.9 triliun, yang diproyeksikan untuk 379.343 guru,  kuota tahun 2006,2007, 2008 dan sebagian 2009.

Terkait dengan upaya pencairan Tunjangan Profesi Guru 2010, ada kabar gembira yang disampaikan oleh Sulistiyo, Ketua Umum PB PGRI,  melalui website resmi PGRI, per 29 Juni 2010. “Insya Allah tunjangan profesi guru dan tunjangan tambahan penghasilan bagi guru PNS sebesar Rp 250.000 per bulan, selama enam bulan bisa cair paling lambat awal Juli 2010″. Demikian, ungkapnya.  Sementara itu, ada rumor lain yang beredar di kalangan guru  dan pengawas bahwa tunjangan ini akan dicairkan sebelum lebaran.

Indikasi akan dibayarkannya tunjangan profesi ini bisa kita lihat pula dari diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan No.101/ PMK.05/2010 tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen,  serta Tunjangan Kehormatan Profesor, yang ditandatangai Menteri Keuangan, per 12 Mei 2010.

Dalam peraturan ini memang tidak secara eksplisit menyebutkan kapan persisnya tunjangan ini bisa diterima oleh yang berhak, tetapi paling tidak dengan diterbitkannya peraturan ini  kita  memperoleh gambaran yang lebih optimistik.

Terlepas dari kepastian kapan akan dibayarkannya tunjangan profesi ini,  mungkin yang perlu kita pikirkan bersama adalah bagaimana pencairan tunjangan profesi ini benar-benar dapat berjalan linier dengan kinerja, sehingga anggaran yang demikian besar ini tidak lantas menjadi sia-sia. Karena bagaimanapun masyarakat, baik lingkungan internal  maupun eksternal pendidikan akan terus memantau tingkat efektivitas dan efisiensinya.

Jika Anda ingin mengunduh isi salinan Peraturan Menteri Keuangan tersebut, silahkan klik DISINI (Filenya  cukup besar sekitar 8 Mb-an)

=========

Materi Terkait

  1. Tentang Biaya Pendidikan
  2. Tentang Pendanaan Pendidikan
  3. Sekilas Mengenal tentang Tunjangan Profesi Guru
  4. [Download] Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Tahun 2010
  5. [PP No. 41 Tahun 2009] Tunjangan  Profesi  Guru  dan  Dosen

[ AKHMAD SUDRAJAT seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN
102 comments on “Tunjangan Profesi Guru Segera Dicairkan?
  1. joko santoso mengatakan:

    Tolong Petugas yang mengurus pencairan tunjangan sertifikasi/dinas yang terkait , menertbitkan pedoman/ tabel berapa sebenarnya tunjangan yang harus diterima, sehingga bagi yang kelebihan pencairan uang tunjangan sertifikasi untuk mengembalikan, dan yang ada kekurangan diberikan tambahan. Berapa seharusnya tunjangan sertifakasi itu harus diterima berdasarkan masa kerja dan gaji pokok, serta berapa besarnya pajak? Seperti tabel gaji pokok. Sehingga kekeliruan yang sekarang ini terjadi, dapat direvisi. jangan seperti undian berdasarkan untung-untungan. ini adalah uang negara yang harus diberikan didasarkan atas pedoman.

  2. chasanah mengatakan:

    Tolong kami guru-guru swasta di Kab.Banyumas belum menerima Tunjangan Sertifikasi,sedangkan yg negeri sudah semua
    Kami sama-sama mendidik anak bangsa janganlah diANAKTIRIKAN…..
    Tolong Dinas Propinsi yang menangani ini,perhatikan…..
    Ya Alloh…berilah kesadaran pada atasan-atasan kami,agar mereka punya hati yang adil…amiiieeeenn

  3. rendi covrex mengatakan:

    Semula saya berfikir hanya saya saja, yang ternyata di satu sisi OTDA hanya memperpanjang birokrasi, tapi banyak juga teman lain yang berfikir sama. Bapak/Ibu Guru harap bersabar ya….. semua ini terjadi seperti lingkaran setan, karna yang menciptakan birokrat-birokrat tersebut adalah kita-kita juga sebagai gurunya. marilah kita sejenak bertafakur, dan bertanya dalam hati, siapa yang mendidik para birokrat sekarang ? tentulah guru . bagaimanapun cara kita mendidik hasilnya seperti ini, banyak orang pinter tapi kabalinger. memang posisi kita sebagai guru akan tersudut walau kita tidak pernah mengharapkan hasilnya seperti itu. cair atau tidak cair tunjangan profesi guru idul fitri (lebaran) akan tetap datng.

  4. retno widyaningsih mengatakan:

    Sudah SK Pencairan dana belum turun turun, Tunjangan profesi (Rp 250.000/bulan)juga tidak dapat, kapiran sana sini dong

  5. Koemoro mengatakan:

    Sebenarnya bukannya aku tidak ingin menjadi orang yang sabar.
    Berpuluh tahun mengabdi untuk anak-anak didikku telah mengajarkanku menjadi orang yang cukup sabar. Tetapi begitu aku kebingungan mencari dana untuk membayar biaya sekolah anakku yang aku tambatkan dari dana sertifikasi yang aku tunggu-tunggu, hampir-hampir saja kesabaranku terseok.
    Ya Allah semoga di ramadhan yang indah ini aku masih dapat menjaga kesabaranku.
    Aku masih tetap percaya bahwa rizki dari Allah akan datang dengan tidak terduga.

  6. Mirda Adamar mengatakan:

    Kata Ketua PGRI Tunjangan guru dan tunjangan tambahan yang 250 ribu segera turun paling lambat awal Juli 2010. Tapi sekarang sudah akhir Agustus 2010 belum kami terima, gerangan apakah kendalanya ……..??? ya memang begitulah nasib guru harus sabar dan sabaaaar, mdh2an bpk2 yang berkompeten dapat memahami kami guru yang selalu berharap dan berharap………..!!!!!

  7. indrianto mengatakan:

    Sampe kapan harus menunggu..? hari ini pun belum juga dibayar. Tolong persyaratan dari kementrian keuangan agak disederhanakan, tapi juga selamat dari para koruptor yang sangat lapar mau memakan uang milik guru. Coba ya seandainya uang tunjangan sertifikasi guru dibayarkan sebulan sekali, pasti akan lebih membantu.

  8. david hartono mengatakan:

    yang lulus quota 2009 belum satupun cair ……………

  9. Husin Abdul mengatakan:

    Saya sangat setuju dengan pendapat Pak Widodo, memang kesannya seperti itu. Otonomi daerah bukannya memperlancar proses segala urusan, tapi sebaliknya semakin memperpanjang proses, bahkan ada yang sampai menghalang-halangi urusan yang seharusnya langsung jadi, malah tidak bisa. Contohnya di daerah saya Palopo pemberlakuan “Pedoman Perhitungan Peban Kerja Guru” yang diterbitkan oleh Dirjen PMPTK tahun 2008, ternyata tidak diberlakukan secara utuh. Tugas tambahan sebagai Kepala Laboratorium yang menurut pedoman tersebut setara dengan 12 jam tatap muka tidak diakui jika tidak memiliki Sertifikat Pelatihan. Pada hal SK pengangkatan oleh Kepala Sekolah ada tertera dalam pebagian tugas, dan di dalam pedoman perhitungan beban kerja guru tersebut tidak ada disebutkan bahwa Kepala Laboratorium harus memiliki Sertifikat Pelatihan. Kami sekarang tidak tahu kemana harus mengadu.

  10. Ade Subadio mengatakan:

    Alhamdulillah, berkat dari bulan yang penuh rahmah dan berkah.

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s