Setelah mendengar berita sore di tvOne tentang adanya Blog yang dikelola oleh Sang Teroris No 1 di Indonesia, Nurdin M. Top, saya langsung mengaktifkan internet yang tersedia di komputer saya dan dengan sedikit bantuan Mbah Google, akhirnya saya dapat menemukan alamat blog dimaksud. Setibanya di Blog tersebut saya hanya menemukan satu postingan yang berisi pernyataan resmi dari seseorang yang mengaku sebagai Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia, Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top.
Inti dari isi pernyataan tersebut bahwa kelompok inilah yang bertanggung jawab atas peristiwa pemboman yang terjadi di Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton Jakarta pada tanggal 17 Juli 2009 yang lalu. Isi pernyataan tersebut tentunya sangat menghebohkan dan menjadi kontroversi. Di satu pihak, ada sebagian yang merasa tidak yakin bahwa pernyataan tersebut benar-benar berasal dari Nurdin M. Top, tetapi di pihak lain juga ada yang mempercayainya bahwa pernyataan itu benar-benar keluar langsung dari Nurdin M. Top atau melalui bantuan jaringan kaki tangannya.
Terlepas dari kontroversi keberadaan blog tersebut, saya lebih tertarik dengan komentar yang disampaikan para pengunjung blog tersebut. Meski dalam blog tersebut hanya didapati satu postingan, tetapi komentar dari pengunjung jumlahnya mencapai angka di atas seribu. Ketika saya berkunjung kesana (Kamis, 30 Juli 2009, pukul 19.51), total komentar tercatat sebanyak 1531, ke depannya dipastikan akan terus bertambah dan mungkin ini akan memecahkan rekor komentar dalam sebuah postingan blog.
Karena terlalu banyaknya komentar, saya tidak sempat membaca seluruh isi komentar yang ada. Namun hampir dipastikan bahwa sebagian besar isi komentar adalah caci maki dan sumpah serapah yang ditujukan kepada Nurdin M. Top, dkk. Mereka menumpahkan rasa marah, kecewa, kesal, muak atas segala ulah Nurdin M. Top, dkk selama ini, melalui aksi tebar bomnya. Terus terang saya pun agak sedikit terpancing emosi, dan turut berkomentar untuk mengingatkan dia agar menghentikan ulahnya.
Jika Anda ingin berkomentar untuk mengingatkan dia dan kawan-kawannya, silahkan kunjungi blog yang bersangkutan atau silahkan sampaikan saja dalam ruang komentar yang telah disediakan di tempat ini.
Berbeda pendapat tidak masalah, tetapi sampaikanlah komentar Anda secara Bijak dan Terdidik sehingga dapat memberikan pencerahan kepada kita semua. Akan lebih bijak lagi, jika disertai pula dengan identitas yang jelas.

Semoga peristiwa terorisme di Negara kita tercinta secepatnya berakhir.kita sudah capek dengan keganasan para teroris.semoga ALLAH SWT.Membuka pintu hidayah kepada Teroris.Agar cepat tobat .dan bagi pemerintah kita mari mengkoreksi agar secepatnya bangkit dari kemiskinan.dan menuju bangsa yang bermartabat.amin
salam damai dan sejahtera dari kami Abdullah dan Mukhtarom.cs
Jihad sesungguhnya di takuti oleh Lawan , kenapa karena jihad di situ kekuatanya sangat dahsyat… untuk bomyang bunuh diri juga… dia bagaikan roket terintar yang mampu menembus benteng lawan tanpa di ketahui… makanya biar tahu tonton tuh film filmnya banyak ko di jual di glodog..aksi para mujahidin di irak… hehe tapi jangan ngikut nurdin ya…
Kalau jihad ya di pakistan , palestina . atau afganistan…. ya memang betul jihad di situ harusnya… tapi sadar ga wahai saudara islam bahwa yang jihad di situ juga di sebutnya teroris…! apa sih maunya mereka yang nyebut teroris… kayanya mereka di larang ( secara halus ) warga musliminya membela tanah air nya dari cengkraman antek antek NATO…
Kalau saya nyebut osama tetep pahlawan… syekh osama lanjutkan perjuanganmu , tapi Nurdin mtop… saya serahkan pada Allah sgala pencipta …
mendingan ga ketangkep, kalo ketangkep kewaspadaan menurun drastis, dengan begitu aparat pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk lebih waspada.
ok….ha…ha….
bangun, bangun, kerja…… oh….
Please…. mbok yah damai aja tuh, seperti kata slank peace….
ato seperti kata mbah surip I love you fulll!!!!!
ya betul
padahal kata saya nurdin m top suruh jadi pembantu polisi indonesia untuk membuat bom!!!
alangkah damainya Indonesia, jika semua orang Islam Indonesia seperti Pak Akhmad
Apa yang telah terjadi sebaiknya dapat menjadi pelajaran untuk kita. Pemerintah hendaknya mawasdiri, ada gejolak apa ini? perhatikan lebih fokus dan bijaksana tentang Ipoleksosbudhankamrata. Pihak kepolisian hendaknya lebih profesional, jangan sampai kecolongan lagi dimasa yg akan datang. Keteladanan dan pengayom masyarakat menjadi kata kunci bagi aparat. Bagi masyarakat perbaiki akhlak dan perkuat silaturahmi diantara kita. Bangsa Indonesia ini adalah satu… satu kekuatan besar yang tiada tandingnya di dunia, namun belum dapat dibuktikan oleh kita sendiri. Kita masih banyak tidur, bangun dari tidur maunya disuguhi… sehingga cenderung malas, bangun dan bangkitlah walai Saudara-saudaraku. dengan belajar dan bekerja keras seperti sunnah junjungan nabi kita.
cup0uuuuuuuuuuuuuu kancutt!!
potong aja tu burung,, betull22
betull,, kita siksa sblum dia d siksa di hell!!
hahahahha,, mari kta cari si TITIT!!
LANJUTKAN!!!
Betul apa yg di omongin bung aryo,, emang tuh ga da burung teroris,, ilang pas di afghanistan Hahahahahha,,
klo mo kita hunting tu orang tak bertitit,,
benar emang dia ga punya anu,,
beraninya nyuruh orang, coba sendiri aja sih,,
ayo klo ktemu kita bakar rame2,,
Klo kita mengaku umat nabi Muhammad…. kita teladani perilaku beliau bagaimana menyelesaikan persoalan……jgn hanya bisa menyalahkan orang lain…………
hayo hayo, yang buat sapa tuh, bukan aku yang jelas, mungkin dibawah saya yang buat