Berita dan Foto Mengenaskan Para TKW di Negeri Seberang

Eli IndrianiEli Indriani, TKW asal Lampung  selama dua bulan di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia menderita luka di sekujur tubuhnya yang didapatnya selama bekerja pada Tan Kim Liem di Jalan Genting Kela, Kuala Lumpur. Sumber: http://ecosoc-monitor.blogspot.com

============================

Hikmah binti Sarni Parjan

TKW korban penganiayaan, Hikmah binti Sarni Parjan asal Grobogan, Jawa tengah Gadis asal Dusun Mrebung RT 1 RW 1 Desa Kemloko ini dianiaya majikannya di Arab Saudi dengan benda keras hingga punggungnya melepuh

Sumber:http://lpptki.wordpress.com/

============================

Siti HajarSiti Hajar, tenaga keja wanita asal Garut, Jawa Barat. mengalami penganiayaan dan penyiksaan dari majikannya  yang bernama Michel alias Hau Yuang Tyng di  Malaysia

Sumber:  http://www.tempointeraktif.com

============================

Nirmala BonaNirmala Bonas, TKW asal Nusa Tenggara Timur. Oleh majikannya, dadanya disterika, badannya disiram air panas hingga pada melepuh, dan kepalanya dipukul hanger hingga menimbulkan luka parah dan sadis. Sumber: http://alisyahsamosir.wordpress.com

============================

auliyahAULIYAH, tenaga kerja wanita (TKW) warga Blok Masjid Asolikhin, RT 05 RW 03, Desa Singajaya, Kec./Kab. Indramayu, pulang ke kampung halaman dalam kondisi nyaris buta. Hal itu terjadi karena ia sering dianiaya sang majikan di Kota Al-Arad, Bahrain. Sumber:http:/pikiran-rakyat.com

======================================

Daftar TKW yang Menjadi Korban Perkosaan di Negeri Seberang

  1. Eka Apri Setiowati yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga di rumah Seow Eng Aik yang beralamat di 21-1-2 Tingkat Paya Terubong 3 Paya Terubong Air Itam Penang mengaku sudah tiga kali diperkosa majikannya dibawah ancaman.  Sumber: http://tempo.co.id
  2. Sy binti Ec, TKW asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat kabur dari Kuwait karena diperkosa oleh majikannya, Mizdel Benian Halif Otaibi. Sumber http://kompas.com
  3. Suryani bekerja sebagai pembantu di Johor Bahru selama dua tahun tapi belum pernah menerima gaji. Suryani selalu meminta gaji, namun majikannya hanya memberi janji dan Suryani akhirnya melarikan diri. TKW asal NTB ini menjadi korban perkosaan oleh anggota RELA (pasukan sipil sukarelawan Malaysia) melahirkan seorang anak perempuan sumber: http://www.kapanlagi.com
  4. Anna, (bukan nama sebenarnya) korban perkosaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh majikan dan diperkosa oleh agen jasa tenaga kerja di Saudi Arabia. Sumber: ttp://beritapendidikan.com
  5. dsb………….dsb………….yang mungkin kedepannya akan terus semakin bertambah

======================================

Daftar TKW yang Meninggal di Negeri Seberang yang diduga Korban Penganiayaan

  1. Kurniasih,  seorang TKW asal Demak, Jawa Tengah, bekerja di Kuala Lumpur selama. empat bulan.ditemukan tewas di kamarnya, Pucong Perdana, Kuala Lumpur dengan kondisi tubuh yang lebam-lebam . Sumber: http://www.kabarindonesia.com
  2. Sundari, TKW asal Desa Ketanon, Ngantru, Tulungagung, sangat memukul pihak keluarga. Mereka menduga, Sundari yang bekerja di Riyadh, Arab Saudi ini meninggal akibat dianiaya majikan. Sumber: http://surabaya.detik.com
  3. Binti Roisatun , Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang tewas akibat penganiayaan di rumah majikannya, Al Manshur, di Riyadh Arab Saudi. Sumber: http://www.gatra.com
  4. Laila Darus Seorang TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Indramayu meninggal di Syiria diduga akibat penganiayaan majikannya. Selain mengalami kekerasan fisik, gaji korban selama bekerja selama satu tahun sama sekali belum dibayar. Sumber: http://www.indosiar.com
  5. Aan Rohana binti Jaja Markun , asal Dusun Sumurbatu, RT 01/01 Desa Sukamerta, Kec Rawamerta, Kab Karawang yang tewas terjatuh dari lantai empat, di Damaskus, Suriah. Menurut seorang TKW asal Indonesia berinisial UK, Aan terjatuh karena didorong majikannya. Sementara, kesaksian lainnya mengatakan, jatuhnya Aan murni kecelakaan kerja. Sumber: http://news.okezone.com
  6. dsb………….dsb………….yang mungkin kedepannya akan terus semakin bertambah

========================

Catatan dan Refleksi:

Foto dan berita di atas hanyalah sebagian dari berbagai  fakta tentang tragedi kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita.  Mereka berusaha mengais rejeki di negeri orang, dengan berbekal sejuta mimpi indah,  namun yang mereka dapatkan justru mimpi buruk yang mengerikan. Hasrat hati ingin memperbaiki nasib dan kehidupan, namun justru  kemalangan yang mereka dapatkan.

Atas segala resiko dan pengorbanannya,  mereka sering dipuja sebagai “Pahlawan Devisa Negara”, tetapi apakah tidak ada  cara lain yang lebih bermartabat untuk mendapatkan devisa negara? Saya kira terlalu  mahal  untuk memperoleh devisa dengan cara mengorbankan harga diri pribadi dan harga diri kita sebagai sebuah bangsa.

Semua peristiwa mengenaskan ini tentunya harus menjadi bahan renungan semua pihak agar  tidak terus menerus berulang, sekaligus juga demi tegaknya harga diri dan kehormatan bangsa.

Ah………….andaikan saja seluruh anak bangsa ini cerdas dan terdidik,  mungkin peristiwa-peristiwa tragis semacam ini bisa dieliminir atau bahkan sama sekali ditiadakan.

================================

Berita dan foto diambil dari berbagai sumber di internet

Tentang AKHMAD SUDRAJAT

=Ω= seorang praktisi pendidikan di Kabupaten Kuningan yang sedang belajar menjadi diri sendiri =Ω=
Catatan ini telah ditulis dalam SERBA SERBI dan di-tag dengan , , , , , , , , . Penunjuk permalink.

43 Respon untuk Berita dan Foto Mengenaskan Para TKW di Negeri Seberang

  1. eko cahyono berkata:

    G ada gunanya kita cma mengkritik pejabat, cma bwat dosa…. pling tdak, cbalah kita bntu saudara2 kita yang lain tuk tetap stay di nusantara n crikan kerja bwat mreka. yg terdkat kn jg kita, dah kwajiban bwt kita tuk ngbantuin. meski kita jga sulit, minimal bsa bntu scara spirituil n psikis…

  2. igcang berkata:

    ayo !.. semua bangkit buktikan kepadanya bahwa kita tak pantas di aniyaya
    injak kesombongan ..
    lawan penindasan ..

  3. eka saputra berkata:

    Sangat menyedihkan, seharusnya pihak yang berwenang harus mengambil tindakan tegas untuk memberikan perlindungan kpd para tenaga kerja indonesia diluar negeri.sepanjang tidak adanya undang2 yang boleh melindungi TKW indonesia di luar negeri, kejadian serupa cepat atau lambat akan terulang kembali.

  4. maspoedjo berkata:

    Itulah kalau para pemimpin yang tidak punya “RASA”
    Kalau seseorang sudah tidak punya rasa maka orang lain sengsara, rasa (same as “feeling” or “sense”) orang lain menderita kita akan diam saja.
    Seseorang akan dihargai karena “people don’t care how much you know until they know how much you care”, bukan seberapa banyak tapi seberapa perhatian kepada mereka yang memerlukan.

  5. fikri berkata:

    mana sih hati nurani pejabat 2 yg hanya duduk dikursi empuk, km pilih wakil rakyat itu untuk membantu km orang awam yg nggak tau tentang hukum, ingat Allah maha tau segala tindak tanduk kaum pejabat akan di pertanggung jawabkan di hadapanya nanti

  6. han berkata:

    Assalamualaikum

    Harus di ingat. Artikel ini hanya menunjukkan pandangan dari sebelah pihak.
    memang penderaan oleh Majikan Malaysia ada berlaku.
    tetapi umlah peratusannya adalah kurang dari 3%. Kebanyakkan masalah adalah juga datang dari pekerja indonesia juga. Penderaan juga berlaku kepada kanak2 yang di amanahkan oleh majikan malaysia kepada pembantu indonesianya. Kanak2 Malaysia juga ada di dera oleh majikan indonesia. Adakah ini tidak kejam? orang malaysia tidak menghebohkan perkara ini kerana ingin menjaga hati jiran tetangganya.

    Selain itu, mengikut pengalaman saya yang ada di bumi Malaysia ini, pembantu rumah indonesia juga sering lari dari majikan tanpa sebab. Saya kenal ramai rakan yang merungut tentang pembantu mereka lari…tanpa sebab. Mereka datang dari indonesia sehelai sepinggang, hanya membawa beg kosong…kemudian majikan membelikan semua peralatan untuk hidup seperti pakaian dan alatan2 lain…tetapi selepas sebulan mereka lari…tanpa sebab…
    bayangkan perasaan majikan yang sudah berhabis duit beribu ringgit untuk membawa pekerja tersebut ke malaysia dan apabila mereka sudah selesa, mereka lari…

    Waahua’lam

  7. gan berkata:

    dari pada terlanjur ( sampai Tewas kami upayakan prepentip pencegahaan ) mohon mengadu pada siapa sebab saudara saya berada disana Arab, dalam keadaan sakit dan mendapt penaiayayaan, dan kondisi tidak bisa untuk kerja lagi, mohon ingin pulang tapi PJTKI yang memberangkatkan diam tidak mau urus
    kami mohon lembaga apa yang mau menjembatani supaya saudara saya pulang ( posisi arab di Najran )

  8. yudi berkata:

    To : Kepada Seluruh TKW di Arab Saudi

    Asalamualaikum

    Dengan tekad kita harus dapat berjuang terus demi masa depan kita sendiri. Salam kepada seluruh TKW yang berada di Arab Saudi. Saya sebagai warga indonesia, akan terus mendukung seluruh TKW yang berada di Arab Saudi khususnya, walaupun akn mati di kota suci terus lawan Majikan yang Brengsek, bajingan, kalau bisa racun saja daripada kita yang di racun dulu. terus perjuangkan masa depan anda percayalah Allah SWT akan terus melindungi mu. Amin ya rabbal alamin.

    Terima kasih

    Dari keluarga

  9. yuya indou berkata:

    aq setuju bgt ma pendapatnya aqu…

    emg di indonesia pendapatan para pekerja tu minim banget…

    • nanipoetri berkata:

      Karena banyak seperti yang aku lakukan menjalani BISNIS TIANSHI banyak yang mencaci maki.
      Padahal kalau aku lihat yang mencaci itu hidupnya masih (maaf gaji UMR) tapi ditawari BISNIS ini seperti melihat barang haram.
      Belajarlah melihat sesuatu sesuai dengan cara pandangnya, jangan melihat sesuatu yang belum jelas atau bahkan tidak jelas tapi berkomentar jelek.

  10. Nani Juhairani berkata:

    Sebaiknya berusahalah semaksimal mungkin.
    Apapaun yang dapat dikerjakan dinegera sendiri yang kita kerjakan.
    Peluang itu sebenarnya buanyak buanget disini kalau mau dan jangan pernah gengsi, gengsi tidak menghasilkan uang tapi kalau anda punya uang anda jadi orang bergengsi (kata maspoedjo uplineku)

    • aQu berkata:

      Kalo menurut aku tentunya bukan masalah gengsi disini. Tapi lebih kepada penghasilan yg bisa didapat jauh lebih besar bekerja dinegeri orang.

  11. hendy berkata:

    bangst tuh maling sial

  12. aQu berkata:

    Lelah rasanya melihat TKW kita di berita TV yang kerap dianiaya dinegeri orang. Apa sebenarnya pokok permasalahan dari semua kejadian itu? Apa benar tidak ada alasan lain selain memang kebetulan beberapa TKW kita tidak beruntung karena mendapati majikan keji?
    Memang seharusnya apapun yang terjadi, tidak dapat dibenarkan menyakiti atau melukai oranglain dengan sengaja. Tapi kita tidak dapat melihat permasalahan TKW kita hanya sebatas itu.

    Yang perlu kita ingat, TKW kita umumnya berasal dari daerah yang kehidupannya tergolong memprihatinkan dan latar pendidikannya juga tergolong rendah. Sedangkan menjadi TKW di negeri orang bukanlah perihal mudah. Dimana mereka akan mengahadapi perbedaan bahasa dan budaya. Mereka juga akan dihadapkan pada situasi yang mengharuskan mereka untuk mampu mengoperasikan berbagai barang elektronik yang umumnya mereka tidak pernah ketahui sebelumnya. Mulai dari alat setrika yang memiliki banyak panah dengan bahasa asing dimana setiap bahan pakaian membutuhkan suhu yang berbeda. Mesin cuci yang pengoperasiannya berbeda-beda untuk pakaian harian, jeans, wool dan handuk, microwave yang memiliki banyak kegunaan mulai dari sekedar memanaskan, memasak, membakar, dan memanggang, juga vacuum cleaner yang punya banyak fungsi. Belum lagi untuk mengoperasikan AC, water heater, dish washer, sterilizer bagi yang mempunyai bayi, dan sebagainya. Bagi mereka yang sulit untuk mengingat tentu akan menghadapi kendala, kemungkinan yg dapat terjadi adalah kerusakan barang dari cari menggunakan yang salah. Hal seperti itu tentunya dapat membuat majikan kesal. Parahnya lagi, permasalahan tidak berhenti disitu. Sebagai TKW yang umumnya memiliki tingkat pendidikan rendah, tentu mereka akan ada masalah dalam hal komunikasi, seperti misalnya tidak mampu menangkap pesan dengan baik hingga dapat terjadi kesalahpahaman atau dapat juga cara mereka berkomunikasi itu sendiri yang menimbulkan kesalahpahaman bagi lawan bicara. Belum lagi masalah kebersihan menjadi isu penting TKW kita yang bekerja menjadi pembantu rumahtangga. Dengan tingkat pendidikan rendah dan tekanan hidup yang berat, menjadi tidak terlalu penting mengenai apa bersih itu, sejauh mana manfaatnya dan bagaimana menerapkannya. Sungguh berbeda kebersihan menurut mereka dengan kebersihan menurut para majikannya. Sehingga pada akhirnya seringkali mereka yang mempekerjakan TKW kita mengalami ketidakpuasan dan tentunya kerugian karena hasil yang mereka dapatkan tidak sepadan dengan biaya yang telah dikeluarkan.

    Hal ini kiranya menjadi tugas berat bagi pemerintah untuk dapat memberikan pendidikan khusus yang intensif bagi mereka yang ingin menjadi TKW di negeri orang. Jangan sampai mengirim TKW hanya karena mereka ada kemauan dan dapat membayar uang pendaftaran menjadi TKW. Menjadi TKW rasanya tidak cukup hanya dengan modal nekat karena pastinya majikan mereka yang sudah membayar mahal untuk mempekerjakan mereka jelas akan merasa sangat kecewa mendapati pekerjanya tidak mampu melakukan hal-hal yang diharapkan.

    Memang permasalahan ini sangatlah rumit, pendapat ini hanya sedikit masukan yang tidak seberapa tapi mungkin dapat dipertimbangkan untuk mengurangi terjadinya penganiayaan terhadap TKW kita karena jujur kisah TKW kita sungguh sangat memprihatinkan.

  13. ayub berkata:

    gila itu Malaysia…sewenang-wenang saja dengan Bangsa Indonesia…

  14. Dihanpramana berkata:

    @any from malaysia, seharusnya semua orang malay berpikir seperti anda any :)

  15. any from malaysia berkata:

    biarpun aku orang malaysia tapi aku sokong orang indonesia tak nak hantar pembantu rumah ke malaysia..biarkan diorang rasa susahnya tanpa pembantu rumah..kalau ada pon diorang seksa..kesian….

Silahkan... sampaikan gagasan Anda di ruang komentar ini...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s