Pelaksanaan Pembelajaran [Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007]

A. Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran

1. Rombongan belajar

Jumlah maksimal peserta didik setiap rombongan belajar adalah:

  • SD/MI : 28 peserta didik
  • SMP/MT : 32 peserta didik
  • SMA/MA : 32 peserta didik
  • SMK/MAK : 32 peserta didik

2. Beban kerja minimal guru

  • beban kerja guru mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan;
  • beban kerja guru sebagaimana dimaksud adalah sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.

3. Buku teks pelajaran

  • buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;
  • rasio buku teks pelajaran untuk peserta didik adalah 1 : 1 per mata pelajaran;
  • selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya;
  • guru membiasakan peserta didik menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.

4. Pengelolaan kelas

  • guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
  • volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik;
  • tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh peserta didik;
  • guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik;
  • guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
  • guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung;
  • guru menghargai peserta didik tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi;
  • guru menghargai pendapat peserta didik;
  • guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
  • pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diampunya; dan
  • guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

B. Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.

1. Kegiatan Pendahuluan

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

  • menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
  • mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
  • menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;
  • menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti

Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi.

a. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

  • melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
  • menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
  • memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
  • melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
  • memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

b. Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

  • membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
  • memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lainlain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
  • memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
  • memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
  • memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
  • memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
  • memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
  • memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
  • memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

c. Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

  • memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
  • memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
  • memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
  • memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
  • berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengar menggunakan bahasa yang baku dan benar
  • membantu menyelesaikan masalah;
  • memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
  • memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
  • memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

  • bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
  • melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
  • memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  • merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik  tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
  • menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Sumber:

Permendiknas RI  No. 41 Tahun 2007

Permendiknas RI  No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses

[adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: ,
Ditulis dalam PEMBELAJARAN
19 comments on “Pelaksanaan Pembelajaran [Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007]
  1. winata mengatakan:

    Saya banyak belajar dari tulisan Bapak, Teruskan menulis,Pak? agar Saya rajin me Trim’s.

  2. Iman79 mengatakan:

    sebenarnya kegiatan explorasi, elaborasi dan konfirmasi pasti sudah dilaksanakan dalam pembelajaran oleh guru guru kita, hanya saja penamaan saja yang belum ada. untuk itu menurut pendapat saya, bapak ibu guru yang terhormat jangan terlalu terpaku oleh pentahapan itu yg penting bapa ibu guru ada di depan kelas melaksankan transfer of knowladge, dan transfer of skill dan transfer of affektif aspek. jadikan pembelajaran kita selalu bermakna bagi murid muri kita sehingga berguna dalam hidup di masyarakat.

  3. novi erni linda nofita mengatakan:

    apakah setiap RPP mesti dicantumpan konfirmasi,elaborasi dan eksplorasi tsb?. contohnya dalam langkah-langkah kegiatan pembelajaran telah diuraikan bentuk kegiatan yang menggambarkan kegiatan konfirmasi,elaborasi dan eksplorasi namun istilah konfirmasi,elaborasi dan eksplorasi tab tidak dituliskan dalam KBM. apakah hal tsb salah dalam aturan pembuatan RPP? atas penjelasan Bapak saya ucapkan banyak trimakasih

  4. arun mengatakan:

    ini kan smua cuman kutipan, tinggal copy paste aja di permendiknas no. 41/2007, smua orang juga bisa kok.

  5. don mengatakan:

    Standarnya sudah bagus pak, tinggal pelaksanaannya saja. Mungkin bisa ditambahkan mengenai protap-nya

  6. susi sunaryo mengatakan:

    Alhamdulillah, masih aktif menulis dengan ilmu yang dipunyai Bapak semoga mendapat pahala yg besar, dgn situs Bapak ini saya dpt dg cpt mendapat informasi yg sy butuhkan ttg pembelajaran di kelas. Salam sukses utk Bapak. Smg selalu aktif dg tulisan2nya.

  7. yati sugiarti kls 2.c mengatakan:

    pa, the good blog pkonya mah_??”
    seruUU…
    Nanti materinya ada di UAs ga pa???”
    he_he…””

  8. Ronaldo Rozalino mengatakan:

    Sangat bermnfaat bagi saya yang baru mengajar

  9. mahfuzbudi mengatakan:

    Mohon tanggapan Pak Akhmad,
    kenapa sekarang justru disebut rombongan belajar, kenapa bukan kelas saja.
    kenapa pula harus peserta didik padahal dulu istilahnya sangat simpel dan manis : murid, lalu jadi siswa, kini peserta didik, besok entah apa lagi, ya?!

  10. Christ Holly cross mengatakan:

    Diberkatilah Bapak karena ilmu yang bapak miliki telah berkembang untuk menjadikan orang yang membutuhkan menjadi bisa dan berkembang. Tuhan memberkati Bapak sekeluarga

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 14.053 pengikut lainnya.