Instrumen Penyelenggaraan BK

Untuk mengetahui sejauhmana penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling  (BK) di sekolah harus dilakukan penilaian (evaluasi) dan untuk menjaring data yang dibutuhkan  tentunya  diperlukan instrumen tertentu.  Dalam hal ini, saya mencoba mengembangkan sebuah instrumen, yang didalamnya berusaha menjaring data penyelenggaraan BK di sekolah secara menyeluruh,  mencakup aspek pengorganisasian  dan substansi pelayanan BK di SMP, SMA dan SMK. Instrumen ini diberi judul “Instrumen Penilaian Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Instrumen ini bisa digunakan oleh para pengawas BK dalam rangka menilai penyelenggaraan BK di sekolah-sekolah yang menjadi binaannya dan juga bisa digunakan oleh kepala sekolah dan guru BK di sekolah masing-masing untuk kepentingan evaluasi diri.

Instrumen ini masih bersifat “trial” dan masih membutuhkan validasi lebih lanjut. Bagi Anda yang berminat menggunakan instrumen ini, silahkan dipelajari dan dimungkinkan untuk dimodifikasi sesuai kondisi dan perkembangan BK saat ini. Saya berharap Anda bisa memberikan feedback  atas instrumen yang saya kembangkan ini  melalui forum blog ini, sehingga instrumen ini benar-benar dapat menjadi sebuah instrumen yang handal dan valid.

Instrumen Penilaian Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

[ AKHMAD SUDRAJAT seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Dikaitkatakan dengan: , , ,
Ditulis dalam PENDIDIKAN
19 comments on “Instrumen Penyelenggaraan BK
  1. bimbingn mengatakan:

    instrumen sangat memadai berkaitan dengan penyelenggaraan BK tapi belummencakup hasi bimbingan, ada singkatan yang belum lumrah di kalangan guru BK yaitu PTSDL, mungkin dapat diisi artinya, trims

  2. USMAN SAMAD S.Pd mengatakan:

    Ak guru BK di SMK Neg 1 belopa kab luwu sulsel cuma mengharapka menyatukan misi dan visi untuk menyatukan persepsi dalam dunia bimbingan konseling disekolah terutama administrasi bk klo bisa dikirimkan kealamat dalam bentuk CD trmh kasih usman samad S.Pd

  3. Maryanto Sunaryo mengatakan:

    penilaian itu dari persiapan lalu kearah pelaksanaan dan akhirnya pada penilaian itu yg harus di lakukan oleh seorang guru BK, karana banyak guru yg tidak kebagian mengajar atau guru yg dilarikan ke arah Guru BK, atau Kepala yg mengambil BK karna tdk mau mengajar yg akhirnya guru BK menjadi polisi sekolah ( mengurus anak yg nakal atau tidak masuk sekolah ) atau pelarian

  4. Anonymous mengatakan:

    Beberapa tulisan bapak saya copy, buat teman2 saya …boleh ya…makasih pak..

  5. Faiza mengatakan:

    Trima ksh yach ats infonya

  6. detty mengatakan:

    sungguh bisa mjadi acuan u mningkatkan kinerja guru bk..smangattttttttttttttttttttttttttttt

  7. fahrul ridwan (@iroel311) mengatakan:

    pak apakah efektif,dengan semakin banyaknya tekhnik yang menurut saya jadi makin bingung…

  8. wie mengatakan:

    guru bk

  9. Rinto Purnomo mengatakan:

    Betul-betul instrumen yang komplit plit, terima kasih pak Drajat cs. Moga-moga bisa saya manfaatkan dalam tugas saya selaku pengawas Satuan Pendidikan di kab Blora. Sukses Pengawas Pendidikan Indonesia.

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s