Layanan Bimbingan dan Konseling Sarat Nilai

Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), menulis sebuah artikel yang dimuat dalam harian Pikiran Rakyat, 6 September 2006, hal. 20 dengan judul tulisan “Layanan Bimbingan dan Konseling Sarat Nilai”. Isi tulisan kiranya dapat disarikan sebagai berikut :

Bahwa tugas seorang konselor adalah menyelenggarakan layanan kemanusiaan pada kawasan layanan yang bertujuan memandirikan individu dalam menavigasi perjalanan hidupnya melalui pengembilan keputusan tentang pendidikan, pilihan dan pemeliharaan karier untuk mewujudkan kehidupan yang produktif dan sejahtera, serta untuk menjadi warga masyarakat yang peduli kemaslahatan umum.melalui pendidikan. Makna melalui pendidikan mengandung penekanan keharusan sinergi antara guru dan konselor.

Seorang konselor sebagai pengampu layanan bimbingan dan konseling selalu digerakkan oleh motif altruistik, menggunakan penyikapan yang empatik, menghormati keragaman serta mengedepankan kemaslahatan pengguna layanannya, dilakukan dengan selalu mencermati kemungkinan dampak jangka panjang dari tindakan layanannya itu terhadap pengguna layanan, dan selalu menyadari batas kemampuan dan kewenangan yang dimilikinya sebagai seorang profesional. Pekerjaan bimbingan dan konseling adalah pekerjaan berbasis nilai, layanan etis normatif, dan bukan layanan bebas nilai. Seorang konselor perlu memahami betul hakekat manusia dan perkembangannya sebagai makhluk sadar nilai dan perkembangannya ke arah normatif-etis. Seorang konselor harus memahami perkembangan nilai, namun seorang konselot tidak boleh memaksakan nilai yang dianutnya kepada konseli (peserta didik yang dilayani), dan tidak boleh meneladankan diri untuk ditiru konselinya, melainkan memfasilitasi konseli untuk menemukan makna nilai kehidupannya.

Dengan karakteristik keunikan konteks tugas dan ekspektasi kinerjanya, seorang konselor dipersyaratkan memiliki kompetensi : (1) memahami secara mendalam konseli yang dilayani; (2) menguasai landasan dan kerangka teoritik bimbingan dan konseling; (3) menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan; (4) mengembangkan profesionalitas profesi secara berkelanjutan, (5) yang dilandasi sikap, nilai, dan kecenderungan pribadi yang mendukung.

Berkenann dengan komponen Pengembangan Diri dalam KTSP, Sunaryo mengingatkan untuk tidak menyeret layanan bimbingan dan konseling ke arah pembelajaran seperti bidang studi. Menurutnya, bahwa Pengembangan Diri dalam KTSP merupakan wilayah kerja semua pendidik di sekolah dan bukan hanya wilayah kerja konselor. Misalnya, pengembangan bakat dan minat peserta didik lebih banyak merupakan tugas guru bidang studi karena akan menyangkut substansi yang terkait dengan bakat anak. Konselor akan berperan membantu peserta didik untuk memahami bakat dan minat yang ada pada dirinya., misalnya melalui asesmen psikologis, dan memilih alternatif pengembangan yang paling mungkin bagi dirinya, baik terkait dengan pendidikan maupun karier. Selebihnya adalah tugas guru untuk membantu peserta didik mengembangkan bakatnya, baik melalui kegiatan intra maupun ekstra kurikuler. Tidak mungkin seorang konselor mengajarkan subtansi yang yang terkait dengan pengembangan bakat dan minat peserta didik.

Layanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak bisa digantikan dengan komponen pengembangan diri, melainkan tetap sebagai sebuah layanan utuh yang berorientasi kepada upaya memfasilitasi kemandirian peserta didik.

Jika acuan guru bidang studi adalah pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL), acuan konselor adalah Standar Kompetensi Kemandirian (SKK) yang basisnya adalah tugas-tugas perkembangan yang harus dikuasai peserta didik dalam perkembangan moral, akademik, pribadi-sosial, dan karier. SKK ini sesungguhnya yang harus dirumuskan oleh konselor dan setiap satuan pendidikan sebagai dasar pengembangan program layanan bimbingan dan konseling.

Pengembangan program layanan Bimbingan dan Konseling merentang mulai dari tingkat TK sampai dengan Perguruan Tinggi. Pada jenjang TK dan SD layanan bimbingan dan konseling dapat dilakukan oleh Roving Counselor (Konselor Kunjung) untuk membantu guru menyusun Program BK yang terpadu dengan proses pembelajaran dan mengatasi perilaku yang mengganggu, melalui direct behavioral consultation.

Pada jenjang SMP dan SMA layanan bimbingan dan konseling dapat dilakukan olehkonselor untuk memfasilitasi peserta didik dalam mengaktualisasikan potensi peserta didik secara optimal dan salah satunya adalah kemandirian dalam mengambil keputusan perencanaan pendidikan dan karier.

Pada jenjang SMP dan SMA, layanan Bimbingan dan Konseling untuk semakin mengokohkan pilihan dan pengembangan karier sejalan dengan bidang vokasi yang menjadi pilihannya.. Bimbingan Karier (soft skill) dan Bimbingan Vokasional (hard skill) harus dikembangkan secara sinergis, berkolaborasi dengan guru bidang vokasional.

Pada jenjang Perguruan Tinggi layanan Bimbingan dan Konseling dimaksudkan untuk semakin memantapkan karier yang sebisa mungkin yang paling cocok, baik dengan rekam jejak pendidikan mahasiswa maupun kebutuhan untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai pribadi yang produktif, sejahtera, serta berguna untuk manusia lain.

Selain itu, dikemukakan pula tentang layanan Bimbingan dan Konseling bagi anak berkebutuhan khusus dan anak berbakat. layanan Bimbingan dan Konseling bagi anak berkebutuhan khusus layanan Bimbingan dan Konseling lebih ditekankan pada upaya pengembangan kecakapan hidup sehari-hari (daily living activities), merupakan intervensi tidak langsung yang lebih terfokus upaya mengembangkan lingkungan perkembangan yang akan melibatkan banyak pihak, terutama guru pendidikan khusus. Sedangkan layanan Bimbingan dan Konseling bagi anak berbakat, pelayanan bimbingan dan konseling pada dasarnya sama dengan pelayanan umum lainnya. Dalam hal ini, konselor berperan dalam asesmen keberbakatan dan memilih alternatif pengembangan keberbakatan, yang tidak hanya dalam pengertian intelektual saja tetapi juga keberbakatan lainnya, seperti dalam olah raga, seni dan sebagainya

Atas semua itu, saat ini Asosiasi Bimbingan dan Konseling (ABKIN) dengan dukungan Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK, BSNP, Dijen Dikdasmen sedang merumuskan standar kompetensi konselor, pendidikan profesional konselor dan penyelenggaraan layanan Bimbingan dan Konseling dalam jalur pendidikan formal termasuk di dalamnya pengembangan Standar Kompetensi Kelulusan (SKK) sebagai rambu-rambu bagi konselor.

========

Sumber : Sunayo Kartadinata.“Layanan Bimbingan dan Konseling Sarat Nilai”.Pikiran Rakyat, 6 September 2006, hal. 20

[adalah seorang praktisi pendidikan di Kadugede-Kabupaten Kuningan ]

Tagged with: ,
Ditulis dalam BIMBINGAN KONSELING
20 comments on “Layanan Bimbingan dan Konseling Sarat Nilai
  1. Early mengatakan:

    Trmakasih Bapak, atas materinya. saya mau bertanya tentang konselor kunjung (Roving Konselor). saya sedikit kesulitan menemukan data tentang konselor kunjung itu. hal ini membuat saya sedikit meragukan keberadaan mereka. apakah mereka benar2 ada? bagaimana cara kerja mereka? dan sejauh mana eksistensi mereka dalam dunia Bimbingan dan Konseling?
    mohon penjelasannya Pak.

  2. wanti mengatakan:

    Terima kasih banyak atas materi yang telah dimuat! Jika memungkinkan, mohon ditambah materinya tentang “NILAI-NILAI KONSELOR”….

  3. muhammad fauzi mengatakan:

    Konselor harus bersifat humanistik,dan ikhlas demi perbaikan diri dan orang lain

  4. Surya Abdi, S.Pd mengatakan:

    Terima kasih atas kiriman artikelnya

  5. annindy mengatakan:

    Menurut saya kita mesti mengkaji ulang profesionalitas kita masing-masing, jika kita masih ragu dengan profesi kita, Maju terus konselor, buatlah amal ibadah sebanyak mungkin

  6. IKA mengatakan:

    BISA BANTU SAYA GAK?? SAYA BUTUH SEKALI MAKALAH BIMBINGAN KONSELING…

  7. bambang herianto s.pdi mengatakan:

    bapk yth.
    saya lulusan bk dari iain medan. dalam bembelajaran, kami sangat minim menerima pelajaran tentang layanan. dan kami dapati semua itu ketika ppl di sekolah dan ppl di luar sekolah (panti asuhan). sehubungan dengan itu, pak saya mohon minta diberi bantuan bagaimana cara pelaksanaan layanan bk di sekolah dasar (SD). saya ingin bisa komunikasi langsung dengan bapak. bapak bisa telp atau sms saya di 085262879498 dan saya akan hubungi bapak untuk selanjutnya. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. dan maaf atas kelancangan saya ini pak

  8. widi mengatakan:

    salam kreatif, kembangkan terus, cerdaskan bangsa.

  9. Agus UNNES mengatakan:

    layanan bimbingan dan konseling merupakan layanan yang sangan berartu bagi siswa” di sekolah
    tampa guru BK, siswa tidak akan tahu, lemana arah dan tindakan yang baik bagi diri siswa
    maka dari itu , layanan bimbingan dan konseling merupakan salah satu kunci keberhasikan siswa

  10. Ringo mengatakan:

    Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata Yth !

    Saya,Sarjana Pendidikan (S1)- Jurusan Psikologi Pendidikan & Bimbingan (PPB) , melakukan layanan konseling kepada masyarakat pengguna bukan di institusi pendidikan (sekolah) .
    Selama ini saya melakukan “tugas” ini atas dasar “panggilan” kemanusiaan dan benar-benar bekerja sosial.

    Selama ini saya tidak tahu tentang Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) ini, maaf atas ketertinggalan saya. Saya tertarik. Saya mau mendaftar menjadi anggota asosiasi kita.
    Bagaimana caranya ?
    Apa syarat-syarat keanggotaan yang harus saya penuhi ?

    Kalau tidak merepotkan, tolong Bapak kirimkan jawabannya ke email:
    Terima kasih.
    @ Bapak Ringo
    Bapak Bisa Menyampaikan keinginan Bapakuntuk bergabung dengan ABKIN silahkan Berkunjung ke situs ABKIN yang tersedia dalam blogroll ini
    THX

berkunjung, berfikir dan berkomentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 14.053 pengikut lainnya.