42 comments on “Perilaku Nyontek dalam Pendidikan

  1. Justru inilah yang menanam benih-benih generasi pembohong dan kedepan kita akan menyaksikan koruptor2 yang kita ciptakan sendiri

  2. nyontek itu bisa diartiin curang…dan curang itu bisa berarti sebuah kejahatan dan kedzoliman. Siapa yang kita dzolimi? bisa guru kita, si pembuat soal, dan yang pasti kita tu dzolim ma diri sendiri. Untuk apa dapat nilai yang baik, tapi bkan dari hasil kita ndiri…kan itu namanya bohongi diri sendiri. Dan ingat semua perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak….ketika nanti diputarkan video perjalanan hidup kita, apa yang akan kita lakukan saat salah satu scene menampilkan perbuatan curang kita….keringat kita akan membanjiri tubuh…karena malu dan takut…na’udzubillah

  3. sebenarnya definisi menyontek yang sebenarnya itu apa sich……..??? “mohon ksih tau doooonkk…..thanks

  4. lebih tepatnya praktisi pendidikan (oknum guru, staf sekolah) dengan restu kepsek bahkan anjuran terselubung birokrat pendidikan daerah.
    Demi index / peringkat pendidikan kota, prestise sekolah “menolong siswa”, apapun dilakukan.
    Kenapa sih kita takut anak kita nggak lulus, tapi teenang-teenang aja anak didik-nya kebingungan setelah lulus karena “lulus” di katrol dan nggak sanggup berkompetisi di level yang lebih tinggi?

  5. tapi ada lo guru yang takut nama sekolahnya jatuh lantaran haasil ujian anak2nya dibawah std kelulusan

  6. ini memang benar,kebiasaan menyontek harus kita tinggalkan.kita harus punya rasa percaya diri yang tinggi.banyak sekolah2 saat unas,guru memberikan jawaban.kalau guru sudah kencing berdiri,apalagi muridnya pasti kencing berlari.bagaimana dengan sistem pendidikan kita? kapan negara kita bisa maju?jangan hanya menyalahkan pemerintah!!!MARI KITA INTROPEKSI DIRI KITA,JANGAN MENYALAHKAN ORANG LAIN.OKE!!!!

  7. Saya juga prihatin atas sikap permisif pendidik terhadap praktek “membantu” siswa dalam mengerjakkan soal ujian.
    Sepertinya ini sudah menjadi gerakkan nasional yang hampir terjadi di setiap kota.
    sindrom “tidak lulus’ dan prestise sekolah serta wilayah terasa begitu penting hingga etika dan moralitas menjadi nomor kesekian.
    Sebagai guru saya tidak tahu harus berbuat apalagi????

  8. Sepertinya saya harus setuju dengan pendapat “maraknya korupsi di Indonesia sekarang ini memiliki korelasi dengan kebiasaan menyontek”. (walaupun tanpa bukti empiris)

    Perilaku menyontek (apalagi pas UN) menunjukkan ada yg salah dalam sistem pendidikan kita.

    Kenapa orang bisa getol sekali menyuarakan (baik dalam ceramah, tulisan maupun selebaran) ttg haramnya hari Valentine atau sesatnya suatu golongan tapi tidak untuk perilaku menyontek ini?

  9. Sepertinya saya harus setuju dengan pendapat “maraknya korupsi memiliki korelasi dengan kebiasaan menyontek”.

    Perilaku menyontek (apalagi pas UN) menunjukkan ada yg salah dalam sistem pendidikan kita.

    Kenapa orang bisa getol sekali menyuarakan (baik dalam ceramah, tulisan maupun selebaran) ttg haramnya hari Valentine atau sesatnya suatu golongan tapi tidak untuk perilaku menyontek ini?

  10. seperti bermain PS 2, cheat (red; kode curang) banyak diperjualbelikan di toko-toko supaya bisa jagogame (top ranking), apa salahnya kalo siswa sekarang banyak memakai cheat u/ mengejar hal tsb. n kita harus mulai dari mana? apakah produsen cheat? customer cheat? atau YANG MEMBUAT GAME ITU SENDIRI?

Silahkan sampaikan apa yang ada dalam pikiran Anda!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s