13 comments on “Guru Bimbingan dan Konseling Tak Perlu Beri Solusi

  1. menurut saya alangkah baiknya BK berperan untuk mengembangkan diri siswa…. misalnya dengan menumbuhkan rasa percaya diri, mengenali potensi yg dimiliki siswa, mengetahui kelemahan/kelebihan diri dan hal ini bisa diberikan secara klasikal jadi semua siswa masuk dalam naungan BP, tidak hanya anak2 “bermasalah saja”.

  2. BK itu bukan seperti ‘pemadam kebakaran’ yg bekerja kalo ada ‘kebakaran’,kalo gak ada ‘kebakaran’ lalu bisa nganggur. BK harus bekerja sebelum ada masalah,bahkan harus mampu mengendus hal bisa jadi potensi masalah. Di sekolah kami,BK berperan sangat penting dalam ‘treatment’ siswa. BK yg paham ‘peta psikologis’ memberi masukan kepada wali kelas dan guru bidang studi. Sebaliknya wali kelas dan guru bidang studi secara proaktif meng-update kondisi riil yg ditemuinya kepada BK. Tidak jarang,yg diberi konseling bukan hanya siswa. Tapi orang tua/wali murid tidak luput juga dari ‘sasaran’ kerja BK karena tidak justru orang tua/wali menjadi bagian dari masalah yg dihadapi murid…

  3. Kalu kita guru BK sudah paham akan hal itu.yang jadi masalah orang disekitar kita yang belum/tidak memahami fungsi bk.

    Blog ini juga saya maksudkan untuk berbagi informasi khususnya kepada pihak-pihak lain non BK, harapannya mereka dapat memiliki pengetahuan minimal tentang BK. Jadi, bukan diperuntukkan kepada sesama rekan-rekan BK, apalagi bagi mereka saat ini sedang kuliah di Prodi BK. Saya percaya, pasti pengetahuan tentang sangat updated

Silahkan sampaikan apa yang ada dalam pikiran Anda!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s