9 comments on “Teori Nilai

  1. nilai-nilai pendidikan menurut beberapa teori apa saja sih,,?

  2. terimakasih atas tulisannya serta informasinya sangat penting dan berarti dan tetap menulis yang berkualitas

  3. Alhamdulillah, akhirnya saya menemukan blog yang berani bicara secara teoritis. dan saya rasa ini sangat penting, saya harap bisa dipertahankan. Agar ilmu-ilmu terapan yang ada di dunia maya ini bisa lebih baik dan berlandaskan fakta-fakta teoritis.

    hanya kalau boleh sedikit sumbang pikiran tentang pola penulisan..
    yaitu;

    - Apa yang di ulas disini masih sangat kental dengan budaya belajar mengajar kita yang masih tekstual dan deskriptif.
    sekiranya bisa lebih disederhanakan, agar penetrasi ilmunya bisa lebih nyampe ke target pembaca.
    - tapi jangan sampai menghilangkan landasan-landasan teoritis yang menjadi ciri blog ini.

    Semoga berkenan
    Salam Hormat.

  4. Apa yang sejatinya dimaui oleh akal manusia hampir sama dengan apa yang dimaui oleh agama. Persoalan nilai sesuatu atau tingkah laku memang sangat relatif tergantung pada kejelian dan kecerdasan seseorang.Baik buruk suatu tindakan dapat diistilahkan dengan akhlak. Akhlak adlah tingkah laku baik atau buruk berdasarkan persangkaan atau keyakinan yang muncul dari ilmu yang dimilikinya. Oleh karena itu, akhlak mencakup atau bahkan merupakan paduan antara etika dan moral. Orang mungkin bertanya, bukankah akhlak itu berbicara baik-buruk suatu tindakan berdasar pandangan ajaran agama tertentu, misalnya ajaran Islam? Benar, tetapi ada satu hal yang perlu dicermati, yaitu bahwa perlu dibedakan antara wahyu (agama yakni al-Quran dan al-Sunnah) dan pemahaman terhadap wahyu (tafsir al-Quran dan syarah al-Hadis misalnya). Pemahaman tidaklah sama dengan wahyu. Wahyu mutlak tetapi pemahaman manusia selalu relatif. Ajaran agama adalah apa yang menjadi keyakinan yang mendasari tindakan. Ajaran agama bersifat rasional dan oleh karena itu selalu dinamis. Jadi jelas akhlak adalah paduan antara moral dan etika.

  5. cukup bagus urain di atas, hal ini mengingatkan kita akan keadaan para generasi muda kita yang jauh akan makna nilai di atas. sebagai seorang pendidik, sudah semestinyalah kita meninggalkan sebuah paradigma lama akan konsep pendidikan yang hanya disandarkan kepada transformasi ilmu semata. padahal nyata2 dalam islam sendiri dijelaskan, bahwa sebuah peradaban tidak akan terlepas oleh agama dan sebaliknya. jadi alangkah tepatnya, apabila kita tiadak hanya berpatokan kpd ketentuan yang ada, melainkan menanamkan sebuah nilai sejak dini dan sekaligus memanfaatkan potensi pada anak. ok! bagi penulis blog ni, smoga Allah senantiasa memberiakan rahmat dan kemudahan bagi anda, good luck,Allahuakbar….

  6. Dahsyat …! baru kali ini saya baca, guru smp + wakil rektor berdampingan bikin tulisan.
    Oom guru usul dong, ada ga yang mau bikin tulisan tentang pemamfaatan IT bagi administrasi pendidikan, abis temen saya tiap kali pengen bantuan musti kirim data ke dinas, Mending kalo setaun sekali, 1 semester ada 2 – 3 kalinya. APBN/APBD ke manain tuh? coba kalo operasional bikin data itu dikumpulin, berapa M tuh? Kasian ya, Dinas Pendidikan, ga bisa bikin e-link antar sekolah, lebih kasian lagi staff TU yang harus mondar-mandir Dinas untuk laporan data siswa. Kalo nggak gitu bantuan ga turun. Indonesia grow up, man!

  7. ulasan yang bagus…..saya banyak belajar….insya allah isteri dan saya sedang mempersiapkan buku berjudul Estetika dan Etika Bisnis untuk bahan kuliah…….

Silahkan sampaikan apa yang ada dalam pikiran Anda!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s