6 comments on “Sekolah Sehat dan Sekolah Sakit

  1. Hmm serem juga membayangkan jika sekolah diserang oleh kekuatan-kekuatan luar yang bersifat destruktif (merusak). Kepala sekolah, guru-guru dan staf tata usaha diberondong hal-hal yang tidak rasional oleh orang tua dan kelompok masyarakat tertentu dan sekolah tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi tekanan-tekanan tersebut. Dulu sekolah kami pernah mengalami (hampir) karena ada unsur “like”, “dislike” kepada kepsek kami. Kami ibarat pepatah lama yang berbunyi: gajah bertarung dengan gajah pelanduk (hampir) mati ditengah-tengah.
    Memang sangat diperlukan ketahanan sekolah yang luar biasa dalam menghadapi hal-hal tersebut diatas, parahnya lagi sekolah kami hampir akan lenyap karena direncanakan di “merger” untungnya para alumni turut berjuang mencegah hal itu terjadi.

  2. kalo sekolah hanya mementingkan kualitas belajar tapi kurang mementingkan tempat belajar,,,,
    sehat tidak?

    sekolah sehat seyogyanya mencakup seluruh komponen sekolah

  3. kalo sekolah hanya berorientasi pada hasil bukan proses,bisa dikatakan sekolah sakit ngga??

  4. Artikel tentang sekolah sehat dan sakit untuk sementara “cukup”. Namun perlu dikaji lebih lanjut kriteria sekolah sehat dan sakit dalam konteks Indonesia, misalnya perlu dimasukkan konsep sekolah ramah anak, lingkungan inklusif, bad and good practice yang dialami anak/siswa. tq.

Silahkan sampaikan apa yang ada dalam pikiran Anda!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s